Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bontang Batalkan Kirab Merah Putih

Bontang – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Bontang membatalkan agenda kirab merah putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), pada Minggu (7/8) besok.

Hal itu, dikarenakan tren kasus Covid-19 di Kota Bontang yang merangkak naik. Informasi pembatalan itu juga dikuatkan lewat Surat Edaran Nomor 427/560/ Disporapar. 02 tentang Pemberitahuan Pembatalan Kirab Merah Putih.

Kepala Bidang Pemuda Disporapar Bontang Rendy Irawan menjelaskan, mulanya kirab yang dijadwalkan pada Minggu nanti akan diselenggarakan dengan rute mulai dari Stadion Besai Berinta mengelilingi Jalan Awang Long, menuju Simpang 3 Ramayana dan kembali lagi ke titik start.

“Iya karena ada dasar SE Walikota tentang PPKM Level satu jadi sebagai instansi pemerintahan harus taat dan memberikan contoh. Agenda tersebut juga dibatalkan secara resmi,” ucap Rendy saat dikonfirmasi, Jumat  (4/8/2022).

BACA JUGA:  41 Paskibra Bontang Bakal Diajak Studi Banding ke Luar Daerah

Berdasarkan data Promkes Bontang, angka terkonfirmasi positif  Covid-19 per Jumat (5/8/2022) mencapai 135 orang.

Dari grafik tersebut Kelurahan Belimbing dan Kelurahan Satimpo berstatus zona merah. Kelurahan Gunung Elai berstatus zona orange, dan 11 Kelurahan zona Kuning. Hanya Kelurahan Bontang Lestari yang berstatus zona hijau.

Meski begitu, mayoritas masyarakat yang positif masih melakukan isolasi secara mandiri. Hanya ada 7 orang yang dikabarkan dirawat di Rumah Sakit.

Diketahui, Paskibraka Kota Bontang terdiri dari 41 orang. Seluruh anggota Ini merupakan pelajar pilihan yang dinyatakan lolos seleksi Paskibraka beberapa waktu lalu.

Nantinya para pasukan juga akan dibentuk formasi sesuai dengan hasil latihan yang masih berlangsung. Pasukan dilatih untuk bisa mengatur formasi, mulai dari mengambil bendera di podium pembina upacara, menaikkan bendera hingga menurunkan sang pusaka.

BACA JUGA:  Dapat Remisi, 11 WBP Lapas Bontang Bakal Bebas Di Hari Kemerdekaan RI

“Kita upayakan semua maksimal pada hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus mendatang,” pungkasnya.

%d blogger menyukai ini: