Kaltim Gratiskan Biaya Administrasi Rp10 Juta untuk Rumah Subsidi

selisik
2 Min Read

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan fasilitas Gratis Biaya Administrasi (GBA) hingga Rp10 juta per unit bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang mengakses rumah subsidi.

Kebijakan tersebut menjadi dukungan Pemprov Kaltim terhadap Program 3 Juta Rumah bagi MBR yang dikelola Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengatakan fasilitas GBA disiapkan untuk membantu warga lokal yang hingga kini belum memiliki hunian pribadi.

“Pemprov Kaltim sangat mendukung program nasional pembangunan rumah bersubsidi ini. Kemudahan GBA Rp10 juta per unit ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat,” kata Rudy saat memimpin Rapat Koordinasi Bedah Rumah di VIP Room Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Selasa (22/9/2026).

BACA JUGA:  Asosiasi Jurnalis Tolak Program Rumah Subsidi untuk Wartawan

Rudy menyebut Kaltim menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang memberikan fasilitas gratis biaya administrasi untuk rumah subsidi tersebut.

Menurutnya, program perumahan bersubsidi penting karena penyediaan hunian layak berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan membantu menyiapkan papan bagi masyarakat, kualitas hidup masyarakat juga akan lebih baik,” ujarnya.

Pada saat yang sama, Kementerian PKP mengalokasikan sebanyak 10.000 unit rumah bersubsidi di Kaltim. Rudy meminta kesempatan tersebut dimanfaatkan secara maksimal melalui kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah pusat melalui Balai PKP Kalimantan II, asosiasi pengembang, dan sektor perbankan.

BACA JUGA:  Pemprov Kaltim Siapkan Pergub Bantuan Rumah bagi MBR, Diluncurkan Mei Mendatang

Rudy secara khusus mendorong Bankaltimtara untuk memperluas pembiayaan melalui KUR perumahan dan KPR subsidi.

“Untuk KUR perumahan dan KPR subsidi minimal 2.000 bisa kita wujudkan. Lebih bagus lagi kalau bisa tembus 7.000 sampai 10.000 unit. Dengan begitu akan lebih banyak warga Kaltim yang memiliki rumah,” ujar Rudy.

Pemprov Kaltim juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan kepada pengembang yang membangun rumah bersubsidi melalui paket bantuan subsidi dan subsidi bunga.

BACA JUGA:  Pemerintah Batalkan Rumah Subsidi 18 Meter

Rudy berharap berbagai dukungan tersebut dapat mempercepat realisasi rumah bersubsidi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan hunian.

“Semoga mendapat keberkahan dalam upaya penyediaan rumah bersubsidi dan bedah rumah tidak layak huni. Semoga makin banyak untungnya dan makin banyak bedah rumah dan rumah subsidi yang bisa direalisasikan,” harapnya.

Share This Article