Jokowi Resmi Buka KTT G20 Bali

Selisik.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hotel Apurva Kempinski Bali, Selasa (15/11/2022).

Melansir Republika.co.id, sebelum pembukaan KTT G20, Jokowi menyambut para pemimpin negara-negara G20 dan pemimpin organisasi internasional yang menghadiri forum ini.

Di lobi pendopo hotel, Presiden menyambut dan bersalaman dengan para pemimpin delegasi maupun organisasi internasional satu per satu. Total ada 38 pemimpin delegasi dan organisasi internasional yang hadir dan disambut Presiden Jokowi.

Setelah berfoto satu per satu dengan Presiden Jokowi, para pemimpin menuju Candi Ballroom untuk mengikuti sesi pertama KTT G20 yang membahas tentang ekonomi global, keamanan pangan dan energi.

“Para pemimpin selamat pagi. Hari ini saya nyatakan KTT G20 dibuka,” kata Jokowi dalam sambutannya.

Dalam sambutan pengantarnya pada sesi pertama KTT G20, Jokowi mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi. Jokowi mengatakan, Indonesia merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah KTT G20.

“Selamat datang di Bali, selamat datang di Indonesia. Merupakan sebuah kehormatan bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah KTT G20. Saya sangat paham, perlu upaya yang luar biasa agar kita dapat duduk bersama di ruangan ini,” ujar Presiden.

Dikutip dari siaran pers Istana, usai membuka KTT G20, Jokowi bersama para pemimpin delegasi maupun organisasi internasional akan menuju area tepi pantai. Presiden dan para pemimpin kemudian akan melakukan santap siang bersama di Rumah Bambu, Ocean Front Lawn, Apurva Kempinski.

Selanjutnya, Jokowi dan para pemimpin akan kembali menuju Candi Ballroom untuk melaksanakan sesi kedua KTT G20 yang akan membahas tentang kesehatan. Jokowi juga diagendakan untuk melakukan sejumlah pertemuan bilateral di sela-sela KTT G20.

Pada malam harinya, Jokowi akan menjamu makan malam para pemimpin G20 dan organisasi internasional di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park. Para pemimpin juga akan berfoto bersama dan disuguhi berbagai atraksi dan penampilan budaya.

%d blogger menyukai ini: