Harga Emas Antam Naik, Tembus Rp 1 Juta Per Gram

BONTANG – Harga emas logam mulia atau Antam yang diproduksi PT Aneka Tambang melesat menjadi Rp 1.016.000 per gramnya. Padahal harga emas Antam sebelumnya hanya Rp 960 – 970 ribu per gramnya.

Pimpinan Cabang Pegadaian Kota Bontang Muhammad Darjad mengatakan, naiknya harga emas Antam dipicu konflik antara Ukraina dan Rusia.

“Itu yang mempengaruhi kenaikan harga emas. Karena ada ketakutan kondisi emas global jadi orang beramai-ramai mengalihkan asetnya ke emas,” paparnya Sabtu (5/3/2022).

Sementara harga pembelian kembali (buyback) melesat menjadi Rp 808 ribu  per gram. Naik Rp 100 ribu dari sebelumnya.

“Naiknya itu secara perlahan tidak langsung tinggi. Akhirnya permintaan juga menurun, sejak seminggu terakhir ini sama sekali tidak ada permintaan sebelumnya per hari itu ada 5-10 gram per hari,” ungkapnya.

Selain itu, harga taksir perhiasan emas juga mengalami kenaikan. Dari Rp 800 ribu naik menjadi Rp 825 ribu. Oleh karena itu permintaan emas Antam menurun tetapi minat gadai masyarakat meningkat.

“Perhiasan emas ini sudah naik sejak akhir bulan Februari,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan jika harga emas ini kemungkinan akan bertahan hingga Idulfitri. Pasalnya jika mendekati lebaran masyarakat berbondong-bondong untuk membeli emas.

“Kita liat saja selama bulan Maret ini, jika tidak mengalami penurunan maka akan bertahan hingga lebaran,” pungkasnya.

Sebagai informasi, buyback adalah harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual emas batangan tersebut. (red/sel)

%d blogger menyukai ini: