Dukung Program Paperless, Disdikbud Bontang Distribusikan 1.600 Tablet ke Siswa SMP

selisik
2 Min Read

Bontang – Pemerintah Kota Bontang mulai menyalurkan 1.600 unit tablet untuk siswa kelas 9 di seluruh SMP Negeri. Program ini merupakan bagian dari upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang dalam mendukung sistem pembelajaran digital di sekolah-sekolah.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan bahwa tablet tersebut diperuntukkan bagi kegiatan belajar mengajar di sekolah. “Di era digitalisasi ini, siswa harus melek akan teknologi,” ujarnya, Rabu (15/10/2026).

BACA JUGA:  Disdikbud Bontang Salurkan Tablet Gratis ke SMPN 5, Dorong Kesiapan Siswa Hadapi TKA

Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha, menjelaskan bahwa pembagian ini merupakan tahap pertama dari target total 3.000 unit tablet. Namun, keterbatasan anggaran membuat distribusi sementara difokuskan untuk siswa kelas 9. “Awalnya targetnya 3.000 unit, tapi anggaran baru cukup untuk para siswa kelas 9,” jelasnya.

Program pembagian tablet ini menjadi bagian dari prioritas Wali Kota Bontang dalam mendukung kebijakan paperless atau tanpa kertas di sekolah. Adapun harga satuan perangkat sekitar Rp10 juta dengan total anggaran mencapai Rp16 miliar.

BACA JUGA:  Disdikbud Bontang Siapkan Sertifikasi Digital BNSP untuk Perkuat Kompetensi Guru Mulai Tahun Depan

Abdu Safa menambahkan, tablet saat ini belum mencakup SMP swasta maupun jenjang SD, sedangkan jenjang SMA berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi. “Untuk di anggaran murni 2026 bisa jadi ada tambahan unit tablet, tapi kita belum bisa pastikan ya,” katanya.

Untuk menjaga ketertiban dan memastikan tablet digunakan sesuai fungsinya, para siswa tidak diperbolehkan membawa perangkat tersebut pulang. “Untuk menghindari penyalahgunaan penggunaan tablet selain digunakan untuk belajar, maka kami tetapkan untuk taruh di sekolah,” tandasnya.

Share This Article