Dugaan Pencemaran Pulau Miang Menguat, DLH Kaltim Turun Lapangan Pekan Depan

selisik
2 Min Read

Kutai Timur – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Timur (Kaltim) bersiap melakukan verifikasi lapangan atas dugaan pencemaran di perairan Pulau Miang, Sangkulirang, Kutai Timur (Kutim).

Melansir Kaltimpost.id, pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pekan depan setelah instansi tersebut mengantongi sejumlah dugaan awal terkait sumber pencemaran.

Langkah itu merupakan tindak lanjut atas laporan yang disampaikan Forum Peduli Masyarakat Pesisir pada 25 Juni 2026. Sebelum turun ke lapangan, DLH Kaltim telah menggelar rapat klarifikasi dengan pelapor, instansi terkait di tingkat kabupaten, serta perusahaan yang beraktivitas di sekitar wilayah tersebut, Rabu (1/7).

BACA JUGA:  Perairan Pulau Miang Diduga Tercemar, Warga Temukan Cairan Diduga Limbah di Sekitar Jeti Sawit

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kaltim, Rudiansyah mengatakan, hasil rapat tersebut masih bersifat awal dan akan menjadi dasar pemeriksaan di lapangan.

“Kami sudah kumpulkan data-data sementara dalam rapat klarifikasi. Kami juga masih menggali informasi kemungkinan sumber pencemaran yang terjadi,” ucapnya Selasa (7/7).

Dari hasil klarifikasi itu, DLH Kaltim mulai memetakan sejumlah aktivitas yang diduga berkaitan dengan pencemaran di perairan Pulau Miang. Di antaranya aktivitas kapal di sekitar perairan, operasional jetty salah satu perusahaan, hingga kegiatan bongkar muat.

BACA JUGA:  Perairan Pulau Miang Diduga Tercemar, Warga Temukan Cairan Diduga Limbah di Sekitar Jeti Sawit

Meski demikian, Rudiansyah menegaskan seluruh dugaan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai penyebab pencemaran sebelum dilakukan pemeriksaan langsung.

“Tapi hal ini perlu dilakukan verifikasi lapangan terlebih dahulu, sehingga nanti bisa dipastikan terkait dengan sumber pencemarannya,” ungkapnya.

Verifikasi lapangan nantinya juga akan disertai pengambilan sampel kualitas air laut. Hasil uji laboratorium akan menjadi dasar untuk memastikan ada atau tidaknya pencemaran sekaligus mengidentifikasi sumbernya.

BACA JUGA:  Perairan Pulau Miang Diduga Tercemar, Warga Temukan Cairan Diduga Limbah di Sekitar Jeti Sawit

“Rencana kami minggu depan turun ke lapangan, cuman tanggalnya belum dipastikan. Pada saat dilapangan nantinya kami juga melakukan pengambilan sampel kualitas airnya,” pungkasnya.

TAGGED:
Share This Article