DPRD Kutim Senang Kadis PUPR Penuhi Panggilan Rapat Usai Mangkir Berkali-kali

selisik
2 Min Read

Kutim – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Hepnie Armansyah mengaku senang atas kehadiran Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim, Muhammad Muhir, dalam Rapat Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kutim Tahun Anggaran (TA) 2023. Kehadiran Kadis PUPR ini menjadi momen penting dalam upaya memperjelas beberapa isu krusial terkait proyek pembangunan di Kutim.

“Setelah sekian lama akhirnya saya bisa bertemu dengan Pak Muhir. Saya gembira sekali beliau bisa hadir di Rapat Pansus LKPJ Bupati 2023 dan bisa mendengarkan langsung dari beliau terkait beberapa kegiatan di Dinas PUPR,” ujar Hepnie, Senin (01/07/2024).

BACA JUGA:  Jaga Hutan dari Aktivitas Tambang, DPRD Kutim Apresiasi Masyarakat Adat

Hepnie menjelaskan, pihaknya sebelumnya telah beberapa kali mengundang Kadis PUPR untuk menghadiri rapat penting ini, namun hanya perwakilan dari Kepala Bidang (Kabid) yang datang. Padahal, DPRD Kutim ingin memperoleh klarifikasi langsung dari Kadis PUPR, terutama dalam kaitannya dengan proyek-proyek strategis yang sedang berjalan di daerah.

“Kami sudah dua kali mengundang beliau, dan baru kali ini hadir,” ungkap Hepnie,

BACA JUGA:  Komisi C DPRD Kutim Desak Pemkab Kutim Serius Atasi Sampah di Perkotaan

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menegaskan bahwa sebelumnya Pimpinan DPRD Kutim juga telah memanggil Kadis PUPR sebanyak dua kali, namun hingga undangan ketiga kalinya, kehadiran Kadis PUPR baru terealisasi dalam rapat ini. Padahal menurutnya, kehadiran Kadis PUPR sangat diharapkan karena Muhir merupakan orang yang paling mengetahui detail terkait proyek-proyek yang ada di Kutim.

“Artinya sudah empat kali DPRD mengundang beliau, tapi baru kali ini hadir,” sebut Hepnie.

Dalam rapat tersebut, fokus utama adalah pembahasan mengenai proyek-proyek tahun jamak atau Multiyears Contract (MYC), yang memerlukan penjelasan rinci dari pihak Dinas PUPR. Dengan kehadiran Muhammad Muhir, diharapkan pembahasan mengenai LKPJ Bupati Kutim 2023 dapat berlangsung lebih efektif dan solusi yang diambil dapat lebih tepat sasaran, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Kutai Timur. (Adv)

TAGGED:
Share This Article