Samarinda – Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud mengusulkan pengadaan helikopter untuk mendistribusikan bantuan logistik di wilayah yang mengalami krisis pangan.
Menurutnya pengadaan akses udara seperti helikopter diperlukan untuk mengirim distribusi bantuan pemerintah dengan jangka waktu yang cepat.
Mengingat sejumlah wilayah Kaltim seperti Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu saat ini masih minim akses transportasi, khususnya untuk jalur darat.
Satu-satunya jalur alternatif yakni melalui Sungai. Tapi, saat musim kemarau, debit air Sungai juga mulai berkurang.
“Semoga bisa digaungkan kembali ide tersebut, karena akses ke wilayah terpencil sangat minim kalau ada bencana pasti mengalami keterlambatan,” katanya, Rabu (6/8/2025).
Hasan mengatakan, ke depan pengadaan Helikopter tersebut tidak hanya menyasar pada distribusi untuk wilayah Kubar dan Mahulu semata, namun dengan target sasaran lebih luas yakni untuk seluruh kabupaten dan kota di Kaltim, yang juga minim akses darat.
Dia juga mengatakan bahwa pengadaan heli tersebut juga tetap harus mempertimbangkan dari sisi pembiayaan dan perawatan.
“Tidak harus menggunakan APBD, bisa juga melalui dana CSR perusahaan yang beroperasi di wilayah Kaltim,” jelasnya.
Diketahui, sejumlah wilayah Kaltim sempat mengalami krisis pangan memasuki kemarau tahun ini, bahkan krisis tersebut telah memicu lonjakan drastis terhadap sejumlah kebutuhan pokok, seperti harga beras di Mahakam Ulu mencapai Rp1 juta untuk beras satu sak dengan berat 25 kg.

