Wakil Ketua DPRD Kaltim Apresiasi Dalang Cilik Bumi Etam

Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Samsun mengapresiasi adanya perwakilan dari Bumi Etam dalam ajang festival dalang tingkat nasional.

Apalagi, dirinya langsung menghadiri festival dalang anak ke-15 yang digelar oleh Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) di Taman Fatahillah Kota Tua, Jakarta, September lalu.

Kepada awak media, Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan bahwa kehadirannya ke Jakarta ini untuk memberikan dukungan pada Bintang Kondang yang merupakan dalang cilik asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim.

Samsun mengaku, terpilihnya Bintang Kondang mewakili Kaltim karena melihat anak lelaki berusia 12 tahun tersebut memiliki nilai lebih dibandingkan dalang cilik lainnya yang mengikuti seleksi.

BACA JUGA:  Marthinus Beri Bantuan Kursi Roda untuk Warga Loa Duri Ulu

“Bukan berarti yang lain itu tidak bagus. Hampir semua provinsi mengirimkan wakil, Kaltim juga mengirimkan satu wakil dari PPU. Namanya Bintang Kondang (L) usia 12 tahun. Saya hadir di sana untuk menyemangati dalang cilik kita agar bisa tampil dengan perform yang maksimal,” kata Samsun, Rabu (5/10/2022).

Apalagi, festival dalang cilik yang digelar Pepadi Pusat ini bertujuan untuk melestarikan serta menguatkan budaya wayang kulit Indonesia di tingkat anak-anak. Sebab, perlu dilakukan regenerasi agar kesenian tradisional yang berasal dari tanah Jawa ini tidak hilang.

Sebab itu, pria kelahiran Jember itu sangat mendukung penyelenggaraan dalang cilik ini. “Saya benar-benar mendukung agar acara pewayangan terus diselenggarakan. Apalagi, dalang Kaltim tidak kalah dengan dalang Nasional dan daerah lainnya. Mulai dari anak-anak sampai dewasa pokoknya top,” tegasnya.

BACA JUGA:  Laksanakan Sosper di Bayur, Ananda Berharap Pergub Bantuan Hukum Segera Dibuat

Sebagai informasi, perlombaan mendalang wayang untuk anak-anak se-Nasional ini dilaksanakan di Plaza Taman Fatahilah, tepatnya di depan Museum Wayang.

Pada hari pertama, puluhan peserta dalang cilik beratraksi di panggung secara bergiliran sejak pagi. Sementara para pengunjung kawasan wisata Kota Tua Jakarta pun berkesempatan menonton aksi para dalang anak secara gratis.

Selain pertunjukan wayang, ditampilkan juga sejumlah cendera mata bertema wayang seperti blangkon, buku pewayangan, lukisan, gantungan kunci, hingga wayang yang terbuat dari kulit sapi asli. (mw/ADV/DPRD KALTIM)

%d blogger menyukai ini: