Dinkes Kaltim Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Jelang Libur Nataru

selisik
2 Min Read

Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk meredam terjadinya lonjakan kasus Covid-19 menjelang libur Natal dan tahun baru 2023.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Jaya Mualimin menjelaskan, saat ini kasus Covid-19 di wilayah Kaltim cenderung melandai.

Namun, pihaknya tetap melakukan upaya antisipasi terkait tingginya mobilitas masyarakat jelang libur panjang akhir tahun. Terutama antisipasi pada risiko varian baru Covid-19.

“Kita lihat sekarang varian yang banyak menyebar, XBB.1. Tapi menurut survei, populasinya sudah menurun. Kemungkinan naik kembali sangat kecil bahkan cenderung akan turun dan melandai. Yang kita antisipasi itu adalah jenis varian baru lainnya, tapi mudah-mudahan tidak ada,” kata Jaya.

BACA JUGA:  Varian Kraken Ditemukan di Balikpapan

Berbagai upaya antisipasi tengah dilakukan Dinkes Kaltim untuk meminimalisasi risiko peningkatan kasus Covid-19. Di antaranya adalah menggalakkan promosi pelaksanaan 5M plus yakni mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas. dan melakukan vaksinasi.

Dinkes Kaltim juga telah memberikan imbauan melalui surat resmi mengenai kewaspadaan terhadap Covid-19 dengan tetap menyediakan ruang isolasi di setiap rumah sakit (RS), menjalin kerja sama lintas sektor dalam upaya penanggulangan Covid-19, rutin melakukan Whole Genome Sequencing (WGS), serta menggencarkan kembali vaksinasi terhadap sasaran berisiko. Penguatan vaksinasi, kata Jaya, terbukti mampu memperkuat kekebalan komunitas masyarakat dari risiko paparan kasus.

BACA JUGA:  Kasus Positif Covid-19 Naik: Perjalanan Dinas Dibatasi, Keluar Masuk Orang dari Luar Daerah Diperketat

“Yang terpenting adalah penerapan prokes dan vaksin. Dengan vaksin tinggi, masyarakat akan lebih terlindungi,” jelasnya.

Berdasarkan Data Cakupan Vaksinasi Covid-19 Kaltim, per 12 Desember 2022 cakupan vaksinasi dosis I tercatat sebesar 91,02 persen, cakupan vaksinasi dosis II sebesar 80,90 persen, dan cakupan vaksin dosis III atau booster sebesar 46,85 persen.

Sementara, cakupan vaksinasi dosis keempat untuk tenaga kesehatan (nakes) sudah mencakup 78,69 persen untuk 18 ribu sasaran. Provinsi Kaltim bahkan masuk jajaran 10 besar daerah dengan cakupan vaksinasi tertinggi di Indonesia.

TAGGED:
Share This Article