BACA JUGA:  Pemkab Kutim Gelar Seleksi Kompetensi PPPK Bagi 1.820 Peserta

Buka Science Fair, Bupati Ardiansyah Harap Kutim Lahirkan Periset Hebat

Kutai Timur – Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menghadiri Sangatta Science Fair yang digelar Sabtu (2/12/2023) di Town Hall Sangatta. Ajang ini diselenggarakan oleh Yayasan Khalifah Cahaya Ummat Sangatta bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kutai Timur, PT Kaltim Prima Coal, Jaringan Sekolah Alam Nusantara dan beberapa lembaga lain yang fokus pada pendidikan alam.

Pada kesempatan ini Ardiansyah mengungkapkan bahwa sebuah negara akan cepat mengalami kemajuan bilamana memiliki periset yang berlimpah dan berkualitas.

Periset, lanjut Ardiansyah, sangat penting bagi perkembangan kemajuan suatu bangsa, karena dengan hasil penelitiannya akan dihasilkan suatu produk yang dapat menunjang sektor industri maupun kemudahan bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Kutim Kuatkan Ketahanan Pangan Lewat Industrialisasi

“Alasan profesi peneliti di Indonesia masih sangat minim, mungkin karena faktor dukungan secara moril dan finansial yang belum layak. Hal ini juga yang menyebabkan kurang minatnya generasi muda untuk bergelut di profesi sebagai periset,” tandas Ardiansyah seraya mengatakan bahwa manusia memiliki sifat dasar ingin tahu.

Rasa penasaran itulah yang harus diarahkan pada koridor yang baik, jangan sampai dibiarkan. Untuk itu Ardiansyah mengimbau agar para orang tua harus peka pada minat dan kemampuan anak.

“Pendampingan serta motivasi yang baik harus diajarkan kepada anak-anak. Jika tidak diawasi dengan baik dikhawatirkan ke arah yang kurang baik,” jelas Ardiansyah.

BACA JUGA:  Pemkab Kutim Gelar Seleksi Kompetensi PPPK Bagi 1.820 Peserta

Atas terselenggaranya ajang ini, tak ketinggalan Ardiansyah mengucapkan apresiasinya kepada penyelenggara, yakni Yayasan Khalifah Ummat Sangatta serta seluruh stakeholder yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Kegiatan ini diharapkan menjadi lokomotif bagi anak-anak yang minatnya dalam science. Sehingga ke depan mampu menjadi periset Indonesia yang membanggakan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Ketenagaan Abbas Husaeni mengatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan kurikulum Merdeka Belajar yang memberikan kesempatan kepada anak didik, untuk mengembangkan minat dan potensinya.

“Alam adalah sumber ilmu pengetahuan yang sangat luas. Dari alam kita belajar tentang science, lingkungan hidup, akhlak, kepemimpinan, budaya dan enterpreneur,” tutur Abbas.

BACA JUGA:  Bupati Kutim Pastikan 50 Persen APBD 2024 untuk Pembangunan Infrastruktur

Sementara itu, dalam laporannya Pembina Yayasan Khalifah Cahaya Ummat Nurul Karim mengatakan tujuan kegiatan ini untuk melatih daya pikir kritis, logis dan sistematis. Dari pengalaman dan pengamatan di alam sekitarnya.

“Acara ini adalah agenda tahunan yang dilaksanakan hampir di semua sekolah alam di Indonesia.Tujuannya agar anak-anak melatih daya pikir secara ilmiah, inovatif dan solutif. Selain itu untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kemampuan menyampaikan ide dan pengamatan secara verbal,” tutupnya. (Adv)

You might also like

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-includes/functions.php on line 5420

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-includes/functions.php on line 5420

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-content/plugins/really-simple-ssl/class-mixed-content-fixer.php on line 107