Baru Sebulan Menikah, Suami di Berau Bacok Istri hingga Wajah Bersimbah Darah

selisik
2 Min Read

Berau – Insiden mengerikan menimpa seorang perempuan muda berinisial H (20) di kawasan perkebunan PT Hutan Hijau Mas (HHM), Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, Berau. Korban menjadi sasaran penganiayaan brutal menggunakan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri, I (26), pada Kamis (7/5/2026) siang.

Peristiwa ini bermula saat korban tengah mengendarai sepeda motor seorang diri di area perkebunan. Tanpa disadari, pelaku datang dari arah belakang dan langsung menyerang korban hingga terjatuh dari kendaraannya. Dalam posisi tak berdaya, pelaku membabi buta melayangkan senjata tajam ke arah korban.

BACA JUGA:  Gegara Game, Pria Ini Cekik Tetangganya hingga Tewas

Kapolsek Segah, AKP Lisinius Pinem, mengonfirmasi bahwa serangan tersebut menyebabkan korban menderita luka serius yang sangat memprihatinkan.

“Setelah korban terjatuh, pelaku diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam. Akibatnya, korban mengalami luka serius di bagian wajah dan kedua telapak tangan,” ujar Lisinius Pinem.

Meski bersimbah darah dan mengalami luka parah, korban menunjukkan perjuangan luar biasa dengan berjalan kaki mencari pertolongan hingga akhirnya ditemukan oleh warga sekitar. Setelah menerima laporan sekitar pukul 11.00 WITA, pihak kepolisian langsung bergerak cepat menutup akses keluar area perusahaan.

Pengejaran yang dilakukan tim gabungan Unit Reskrim Polsek Segah dan Satreskrim Polres Berau membuahkan hasil. Pelaku berhasil diringkus di pos keamanan perusahaan sekitar pukul 15.00 WITA saat mencoba melarikan diri dari kejaran petugas.

BACA JUGA:  Sebulan Disiksa Ortu, Kaki Bocah di Samarinda Patah

“Personel langsung bergerak melakukan pengejaran setelah laporan diterima. Motif sementara karena pelaku masih ingin mempertahankan rumah tangga, sementara korban sudah tidak ingin melanjutkannya,” jelas Kapolsek.

Penyelidikan awal mengungkap fakta memilukan bahwa pasangan ini sebenarnya baru membina rumah tangga selama satu bulan. Namun, konflik hebat membuat keduanya sudah tidak lagi tinggal serumah. Penolakan korban untuk melanjutkan pernikahan diduga menjadi pemantik amarah pelaku hingga nekat bertindak keji.

BACA JUGA:  Bocah di Kutai Kartanegara Tewas Dibanting Ayah Tiri

Saat ini, H masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Abdul Rivai Tanjung Redeb setelah sebelumnya sempat ditangani di klinik perusahaan. Sementara itu, pelaku I kini mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. “Penyidikan masih berlangsung untuk melengkapi alat bukti dan mendalami seluruh rangkaian kejadian,” pungkas AKP Lisinius Pinem.

TAGGED:
Share This Article