Antisipasi Pasca Migas, Komisi II Gandeng Universitas Susun Raperda Pariwisata

Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam

SELISIK.ID, Bontang – Banyak cara dilakukan Pemkot untuk mengantisipasi Bontang pasca migas. Salah satunya dengan meningkatkan pariwisata di Kota Taman. Hal ini pula yang digodok Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), yakni Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA).

Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam menjelaskan, RIPPDA sangat diperlukan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun untuk studi banding, pihaknya masih terkendala di Provinsi Kaltim yang belum siap menerapkan itu.

“Bila Pemprov belum siap dalam pembuatan RIPPDA, kami akan terlebih dahulu menerbitkan itu dengan menggandeng salah satu universitas guna membuat naskah akademik terkait RIPPDA,” beber Rustam, Senin (18/11/2019).

Politisi Golkar ini menjelaskan, dengan adanya payung hukum RIPPDA. Maka OPD terkait dapat melaksanakan tugas dan fungsi dengan baik.

Dijelaskan Rustam, Karena dengan adanya payung hukum tersebut, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata memiliki acuan untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sehingga kepariwisataan kedepan lebih baik lagi serta mampu mengakomodir kepentingan semua pihak.

“Jadi RIPPDA ini sangat amat penting untuk pedoman bagi dinas,” tutupnya. (adv/ver)