Hadiri Pelepasan Siswa SMA Negeri 1 Sangatta Selatan, Ini Pesan Bupati Kutim

Jimy Mumtahzam
5 Min Read

KUTIM – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman menghadiri Grand Ceremony atau acara pelepasan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Sangatta Selatan (Sangsel) yang dilaksanakan di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG), Bukit Pelangi, Sangatta, Rabu 3 Mei 2023.

“Meski pengumuman kelulusannya itu baru diumumkan pada 5 Mei 2023, namun saya berharap orang tua atau wali murid optimis para siswa kelas XII SMAN 1 Sangatta Selatan ini bisa lulus 100 persen,” kata Ardiansyah sebagaimana dilansir dari laman kutaitimurkab.go.id.

Dalam kesempatan itu, Ardiansyah pun berpesan kepada para siswa SMAN 1 Sangatta Selatan, mulai saat ini agar dapat segera mempersiapkan diri masing-masing. Terutama bagi yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi dengan melihat perguruan tinggi, fakultas atau jurusan apa yang pas.

“Jangan apa kata teman, atau kata orang lain. Akan tetapi harus sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Karena saat ini peluang untuk masuk di masyarakat, baik itu menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), karyawan swasta dan perusahaan menyesuaikan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki oleh seseorang,” pesannya.

Ardiansyah menambahkan, jika perguruan tinggi, fakultas, dan jurusan yang dipilih itu berdasarkan apa kata orang lain, maka hal itu bisa menjadi batu sandungan. Sebab saat ini banyak sekali lulusan yang memiliki ijazah Sarjana, namun belum bisa menempatkan posisi di bidang yang memang dibutuhkan. Baik itu di dunia usaha dan lainnya.

BACA JUGA:  Sambut HUT RI ke-78, Pemkab Kutim Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih

“Oleh karena itulah, saya berpesan mulai dari sekarang harus sudah ditimbang dan dipikirkan dengan matang. Namun yang tak kalah pentingnya, saya juga berpesan kepada pihak sekolah melalui kegiatan bimbingan dan konseling, agar lebih memaksimalkan dan melihat sampai dimana minat dan bakat anak-anak yang memang mereka inginkan,” tambahnya.

Ardiansyah pun menyarankan beberapa sekolah untuk melakukan MoU. Sebab pihaknya menilai bahwa yang saat ini dibutuhkan adalah kompetensi siswa yang bukan hanya sekedar ikut pelatihan saja. Karena menurutnya juga, kurikulum double track untuk jenjang SMA yang digelontorkan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) sudah cukup bagus.

“Dengan adanya program tersebut, maka anak-anak sudah memiliki kepastian mengenai masa depannya. Sebagaimana diketahui juga bahwa kurikulum double track itu sengaja didesain bagi siswa SMA yang setelah mereka lulus, bisa bekerja atau berwirausaha,” ucapnya.

Ardiansyah juga mempersilahkan bagi para siswa yang ingin melanjutkan kuliah atau tidak juga masih ada peluangnya. Jadi, begitu keluar dari kelas, nantinya mereka akan memiliki tempat ditengah-tengah masyarakat sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya.

BACA JUGA:  Bupati Ingatkan Bukan Penyakit, Stunting Bisa Dicegah

“Sementara bagi anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi namun terbentur oleh biaya, pemerintah baik provinsi maupun kabupaten saat ini sudah menyiapkan beasiswa. Beasiswa tersebut disiapkan melalui Kaltim Tuntas dan Kutim Tuntas serta melalui perusahaan seperti PT Kaltim Prima Coal (KPC),” katanya.

Dalam acara pelepasan itu juga Ardiansyah mengucapkan selamat kepada para siswa yang telah menyelesaikan tugas belajarnya di SMA Negeri 1 Sangatta Selatan.

“Semoga para siswa yang telah lulus ini bisa lebih meningkatkan pendidikannya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi dan siap kembali ke masyarakat dengan menjadi Bupati atau Walikota, Gubernur, Presiden, dokter dan profesi lainnya yang akan datang,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sangsel, Rubito menyampaikan kepada para wali murid yang hadir dalam acara pelepasan, agar tidak ragu-ragu dalam mendaftarkan anak-anaknya untuk bersekolah di SMAN 1 Sangsel yang sarananya sudah lengkap dengan sistem pembelajaran berbasis IT.

“Fasilitas yang ada disekolah ini sudah lengkap, dan semua kelas yang ada juga sudah menggunakan LCD dan audio. Kemudian untuk jaringan internetnya juga insyaallah secara bertahap akan segera kita siapkan. Pesan pentingnya adalah SMAN 1 Sangsel kini sudah berbeda,” terang Rubito.

BACA JUGA:  Eric Siswoyo Warga Muara Wahau Raih Penghargaan Petugas KB Terbaik Tingkat Nasional

Disamping itu, tutur Rubito, kondisi jalan menuju ke SMA Negeri 1 Sangatta Selatan juga sudah bagus berkat adanya pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim yang sudah diresmikan pada Desember 2022 lalu.

“Untuk jumlah kelas XII di SMA Negeri 1 Sangatta Selatan ini sebanyak 177 murid, yang terdiri dari 103 putri dan 74 putra. Kemudian untuk tahun ini, sudah ada beberapa yang diterima di perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Karena mereka juga daftar tidak hanya di regional Kalimantan Timur (Kaltim) saja,” tuturnya.

Terakhir, Rubito pun berpesan kepada para siswa saat sudah lulus dan melangkahkan kaki kedepan, jangan lupa untuk senantiasa menjabat tangan kedua orangtua masing-masing. Bahkan jika perlu dipeluk dan dicium.

“Tanpa kedua orang tua, kalian bukan siapa-siapa. Sebab, atas restu dari kedua orangtua jugalah kalian insyaallah akan mudah dalam meraih cinta dan cita-cita,” pungkasnya.

Share This Article