PT Wika Janji Lunasi Tunggakan ke Kontraktor Bontang

selisik
1 Min Read

Bontang – PT Wijaya Karya (Wika) angkat bicara soal keterlambatan pembayaran terhadap kontraktor dan UMKM lokal. Mereka menapik adanya isu soal PT Wika tidak bertanggung jawab.

Pasalnya, PT Wika mengaku tunggakan diakibatkan masalah administrasi. Baik internal maupun subkontraktor. Meski demikian, pihaknya berjanji melunasi seluruh tunggakan ke kontraktor dan UMKM pada Agustus 2023.

Dikatakan Project Manager PT Wika Piasco Mahendra Putra, mereka memprioritaskan tagihan dengan nominal kecil untuk dilunasi. Pembayaran mulai dilakukan secara bertahap pada pertengahan Juli mendatang.

“Kami minta maaf atas keterlambatan. Kami usahakan secepatnya semua selesai,” kata Piasco, Jumat (23/6/2023).

Menurutnya, hingga saat ini manajemen Wika masih menginventarisir jumlah utang perusahaan dengan rekanan. Pihaknya pun belum bisa memberikan jawaban pasti soal jumlah utang yang tertunggak ke perusahaan lokal. Namun rincian utang hingga saat ini ditaksir kurang lebih sekitar Rp30 miliar.

“Tagihan masih diinventarisir karena setiap perusahaan yang berkontrak juga berbeda-beda,” jelasnya.

Disinggung mengenai dugaan manipulasi laporan keuangan yang saat ini tengah dalam sorotan, Piasco membantahnya. Dia menegaskan bahwa hal tersebut tidak saling berkaitan.

“Kalau proyek kan berdiri sendiri. Itu (dugaan manipulasi laporan keuangan) urusan pusat,” pungkasnya.

Share This Article