Produksi Ikan PPU Tembus 12 Ribu Ton, Pemkab Dorong Pembudidaya Gandeng Koperasi Merah Putih

selisik
2 Min Read

PPU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, mengarahkan pembudidaya ikan air tawar dan payau untuk bekerja sama dengan koperasi desa/kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam pengembangan usaha produksi dan pemasaran hasil produksi ikannya.

“Usaha budi daya perikanan diarahkan bersinergi dengan Koperasi Merah Putih untuk berkembang bersama baik sisi usaha produksi maupun pemasarannya,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Trasodiharto, Minggu seperti diberitakan Antara.

Pemerintah kabupaten, lanjut dia, terus memaksimalkan potensi budi daya ikan air tawar dan payau sebagai strategi utama memperkuat ketahanan pangan protein hewani, serta meningkatkan pendapatan pembudidaya ikan air tawar dan payau di kabupaten setempat.

BACA JUGA:  470 Gerai Koperasi Merah Putih di Kaltim Ditarget Beroperasi Akhir Tahun

Menurut dia, kerja sama dengan Koperasi Merah Putih, selain pemasaran hasil perikanan, juga bisa pada biang pengadaan benih ikan berkualitas, pakan mandiri dan pupuk untuk para pembudidaya, serta fasilitas simpan pinjam dan kredit lunak perbankan bagi kelompok pembudidaya ikan lokal.

Hingga kini, lanjut dia, tercatat produksi budi daya ikan air tawar dan payau (campuran air tawar dan air laut) di Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 11.000-12.000 ton per tahun.

BACA JUGA:  Menkeu Bantah Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp16 Juta: Kegedean!

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menargetkan peningkatan produksi ikan budi daya minimal dua persen per tahun, salah satunya melalui bantuan pemerintah pusat berupa kolam terpal bioflok mendorong peningkatan produksi budi daya ikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kelompok budi daya ikan air tawar di setiap kelurahan/desa diminta untuk mengusulkan bantuan kolam bioflok tematik, memanfaatkan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut guna meningkatkan produksi dan kesejahteraan.

BACA JUGA:  Peserta SPPI Asal Jatim Meninggal saat Latsarmil di Kaltim, Kodam VI/Mulawarman Dalami Penyebabnya

“KKP memberikan bantuan kepada kelompok budi daya ikan air tawar berupa 24 kolam bioflok dengan benih ikannya,” kata Andi Trasodiharto.

Share This Article