Bontang – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar) Bontang terus mendorong penguatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dengan memaksimalkan potensi generasi muda yang saat ini mencapai sekitar 27 persen dari total penduduk kota. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui Seminar Kepemudaan yang digelar di Hotel Andika, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan yang diikuti 50 pemuda dari berbagai kelurahan itu menjadi ruang untuk membahas peran pemuda dalam pendidikan, partisipasi, dan kepemimpinan-tiga indikator penting dalam peningkatan IPP.
Plt Dispopar Bontang, Dasuki, menjelaskan bahwa pembangunan kapasitas pemuda tidak cukup bertumpu pada pendidikan akademik. Ia menilai penguatan soft skill merupakan kebutuhan mendesak agar pemuda mampu bersaing di tengah perubahan zaman.
“Pengembangan diri adalah investasi penting bagi pemuda. Melalui kegiatan seperti ini, mereka bisa membangun karakter, mengasah komunikasi, dan memperkuat mental,” jelasnya.
Menurutnya, tantangan pemuda ke depan menuntut konsistensi dan kemauan untuk terus belajar. Oleh karena itu, Dispopar menilai penting menciptakan ruang pembelajaran yang mendorong kreativitas serta kepemimpinan generasi muda.
“Mencari ilmu dan menambah pengetahuan merupakan investasi yang bijak untuk diri sendiri,” tambahnya.
Melalui program seperti seminar ini, Dispopar berharap tercipta gerakan kolektif dari pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah sekaligus memperkuat capaian IPP Kota Bontang.

