Disdikbud Bontang Siapkan Sertifikasi Digital BNSP untuk Perkuat Kompetensi Guru Mulai Tahun Depan

selisik
2 Min Read

Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mulai mengarahkan kebijakan peningkatan kualitas tenaga pendidik melalui program sertifikasi keterampilan berbasis digital. Program ini akan diterapkan mulai tahun depan dan dirancang untuk memastikan setiap guru memperoleh pengakuan kompetensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menjelaskan bahwa kebutuhan kompetensi guru terus berkembang mengikuti perubahan pola pembelajaran dan kemajuan teknologi. Karena itu, pihaknya menyiapkan pelatihan khusus yang menekankan pada keterampilan digital.

BACA JUGA:  Akses SMPN 5 Bontang Terkendala Lahan, Disdikbud Jadwalkan Pertemuan Resmi dengan KNE

“Guru sekarang harus punya kompetensi baru, jadi kami menyiapkan pelatihan konten kreator dan manajemen media sosial. Mereka akan belajar membuat personal branding, mengelola konten, hingga mengaplikasikannya untuk komunitas belajar,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

Pelatihan tersebut akan diikuti dengan uji kompetensi. Guru yang memenuhi kualifikasi akan menerima sertifikat kompeten dari BNSP. Untuk mendukung pelaksanaan program, Disdikbud akan bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK) yang menyediakan fasilitas pelatihan serta uji kompetensi dengan asesor tersertifikasi.

BACA JUGA:  2.000 Pelajar Bawakan Tari Jepen di HUT Bontang, Tanamkan Cinta Budaya Lokal Sejak Dini

Abdu Safa Muha menegaskan bahwa pelatihan yang selama ini diikuti guru perlu diperkuat dengan pengakuan kompetensi yang lebih terstruktur. Menurutnya, guru dituntut tidak hanya menguasai materi pembelajaran di kelas, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dunia digital.

Dengan penerapan sertifikasi ini, Disdikbud Bontang berharap guru dapat memanfaatkan media sosial dan konten digital sebagai sarana pembelajaran yang lebih relevan dan menarik. Langkah tersebut juga diharapkan mendorong guru menjadi lebih kreatif dan aktif dalam membangun ekosistem belajar yang dinamis.

BACA JUGA:  Disdikbud Bontang Dorong Profesionalisme Operator Dapodik Demi Data Pendidikan Akurat

“Guru bukan hanya pengajar, tapi juga kreator pengetahuan. Melalui pelatihan ini, kami ingin guru-guru di Bontang mampu menjadi inspirasi di ruang digital,” pungkasnya.

Share This Article