Remaja Penajam Jadi Korban Buaya saat Berenang, BPBD Imbau Masyarakat Waspada

selisik
2 Min Read

PENAJAM – Seorang remaja laki-laki asal Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dilaporkan meninggal dunia setelah diserang buaya di Sungai Selimbung pada Jumat (9/5/2025) sore. Korban berinisial AS (16) saat itu sedang berenang bersama teman-temannya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro, mengatakan bahwa korban bersama empat temannya berenang di sungai yang berlokasi di Jalan Proyek RT 14. Ketika teman-temannya naik ke jembatan, AS memutuskan untuk tetap di air.

BACA JUGA:  Distan PPU Percepat Tanam, Targetkan 7.508 Hektare Sawah Produktif

“Sekitar pukul 17.00 WITA, korban tidak kunjung naik meski sudah diajak. Selang beberapa menit, dia tidak terlihat lagi,” ujar Kuncoro.

Teman-temannya panik dan segera mencari keberadaan AS. Sekitar 20 menit setelah pencarian, mereka melihat seekor buaya naik ke permukaan dengan kaki korban masih dalam rahangnya. Hal itu pun memicu reaksi cepat dari warga setempat yang segera melakukan pencarian menggunakan perahu.

BACA JUGA:  Pemkab PPU Petakan Ketahanan Pangan lewat Lomba Kelurahan 2025

“Kami segera menurunkan tim ke lokasi begitu mendapat laporan dari camat,” tambahnya.

Sekitar pukul 17.50 WITA, korban berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Jenazahnya segera dilarikan ke Puskesmas Sotek sebelum akhirnya dibawa ke rumah duka.

Kuncoro mengingatkan bahwa Sungai Selimbung dikenal sebagai salah satu titik rawan serangan buaya. Ia pun mengimbau agar warga tidak melakukan aktivitas yang berisiko di sungai tersebut.

BACA JUGA:  Disnakertrans PPU Ungkap Dua Program Pelatihan Paling Efektif di 2024

“Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk menghindari insiden serupa di masa depan,” tutupnya. (Adv)

Share This Article