Soal Penarikan Biaya Parkir RSUD Bontang, Rustam: Saat Ini Masih Gratis

selisik
2 Min Read

Bontang – Progres pembangunan lahan parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Kota Bontang masih dalam tahap pengerjaan.

Proyek tersebut termasuk dalam tiga proyek besar RSUD yang harus rampung pada 23 Desember 2024 mendatang.

Berbicara mengenai penarikan biaya parkir RSUD, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang belum bisa memastikannya.

“Nanti kami akan bahas lebih lanjut, karena memang sebagian besar masyarakat Bontang tidak menyetujui rencana tersebut, katanya ‘kok orang sakit bayar parkir lagi’,” ujarnya, Selasa (5/11/2024).

BACA JUGA:  Kewajiban Swab Antigen Bagi Penjaga Pasien RSUD Dinilai Memberatkan

Menurutnya, untuk saat ini penarikan retribusi parkir di lahan RSUD belum terealisasi dalam waktu dekat. Ia mengatakan, kemungkinan sistemnya bisa jadi seperti Bontang City Mall (BCM), yang awalnya gratis lalu beralih menjadi berbayar.

Beberapa rumah sakit juga kebanyakan menerapkan sistem penarikan retribusi parkir, tetapi Ia tidak bisa menyamaratakan dengan kondisi di Kota Bontang.

BACA JUGA:  Shahib Harap Taraf Kesejahteraan Rakyat Bontang Meningkat di Pertambahan Usia

Rustam pun tidak bisa menjanjikan hal apapun terkait hal tersebut. Setelah pertemuan perdana Komisi B dengan pihak RSUD, Ia katakan belum bisa memutuskan karena protes warga tersebut.

Sementara itu, Direktur RSUD Kota Bontang, Suhardi mengungkapkan piihaknya menginginkan adanya penarikan biaya parkir di kemudian hari.

“Maka kami meminta bantuan anggota dewan untuk membantu mensosialisasikan terkait penarikan biaya parkir,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Heri Keswanto Minta Data Stunting di Bontang Sinkron

Ia menilai, dengan adanya pemberian informasi secara meluas dengan masyarakat, perlahan mereka akan menerima sistem tersebut.

“Mungkin untuk saat Ini belum, tapi semoga nanti bisa diadakan,” tandasnya. (Adv)

Share This Article