Sudah Banyak Korban, Masyarakat Diimbau Waspada Investasi Bodong

selisik
1 Min Read

BONTANG – Masyarakat diminta berhati-hati dengan tawaran menggiurkan investasi. Literasi keuangan juga perlu ditingkatkan agar tak terkecoh dengan investasi bodong. Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan dari lembaga investasi, apalagi yang jumlahnya tidak wajar.

Apalagi investasi yang ditawarkan tidak memiliki pengawasan dari lembaga keuangan yang di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal itu buntut, adanya dugaan penipuan investasi bodong Apderis dengan kedok ayam potong yang menelan ratusan korban bahkan kerugian mencapai puluhan miliar.
Pada umumnya, pinjol ilegal tidak memiliki izin resmi, pemberian pinjaman cukup mudah, dan bunga pinjaman tidak terbatas.

BACA JUGA:  Smart Data DPRD Dinilai Dapat Menunjang Efisiensi dan Transaparansi Data di Sekretariat DPRD

“Kalau belum terlalu memahami soal investasi ada baiknya berhati-hati. Apalagi dengan iming-iming profit yang besar,” ucapnya.

Menurutnya, banyak masyarakat terjebak lantaran adanya ketidaktahuan masyarakat terhadap produk jasa keuangan dan sosialisasi yang minim tentang perlindungan konsumen. Terutama tawaran pinjaman yang lembaganya tidak diawasi OJK.

Karena itu, kata dia, penting dilakukan sosialisasi keuangan kepada masyarakat dalam rangka memberikan perlindungan kepada konsumen.

BACA JUGA:  Hargai Sesama, Pemilik Warung Diimbau Tak Buka Terang-terangan saat Ramadan

“Masyarakat diminta untuk teliti dengan mengedepankan legal dan logis,” tutupnya.

TAGGED:
Share This Article