Suhud: Bila Dikelola dengan Baik, Sektor Perikanan Menjanjikan

SELISIK.ID, Bontang – Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang Suhud Harianto mengatakan sektor perikanan di Bontang menjanjikan bila dikelola dengan baik.

Itu karena Kota Taman yang memiliki luas 497,57 kilometer persegi, 70 persennya merupakan daerah perairan.

Dengan luas tersebut, kata dia, Bontang dapat memproduksi ikan sebanyak 15.8 ton. Dari data tersebut potensi perikanan merupakan kategori yang bisa diandalkan, namun syaratnya harus memperhatikan aspek dari pembangunan perikanan berkelanjutan.

“Maka dari itu, kami meminta Pemkot Bontang memberikan perhatian terhadap pembangunan perikanan yang sedang digiatkan, dikenal dengan istilah pembangunan perikanan berkelanjutan,” tuturnya, Senin (8/4/2019).

Suhud menuturkan, pembangunan perikanan berkelanjutan tidak lepas dari memadukan tujuan dari tiga unsur utama, yaitu dimensi ekonomi, ekologi dan sosial.

Dengan tujuan perikanan secara ekonomis dianggap berkelanjutan jika sektor perikanan mampu menghasilkan produk ikan secara berkesinambungan.

“Harus dapat memberikan kesejahteraan finansial bagi para pelakunya dan memberikan sumbangan devisa serta pajak yang signifikan bagi negara,” harap Suhud.

Tujuan pembangunan perikanan dikatakan secara ekologis berkelanjutan bila ketersediaan stok atau sumber daya ikan dapat dipelihara secara stabil.

Tidak terjadi eksploitasi secara berlebihan dan tidak terjadi pembuang yang melampaui batas asimilasi lingkungan yang dapat mengakibatkan kondisi tercemar.

”Sebagai penunjang dalam tercapainya pembangunan perikanan adalah adanya sarana dan prasarana yang berhubungan dengan kegiatan perikanan. Salah satunya adalah pangkalan pendaratan ikan,” tutupnya. (*)

Reporter: Veri