Soal Fasum-Fasos, YPK dan YKHT Sepakat Lepas 9 Aset

SELISIK.ID, Bontang– Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) dan Yayasan Dana Pensiun (YKHT) melepaskan 9 dari 36 aset fasilitas umum dan sosial kepada warga BTN PKT.

Hal tersebut merupakan hasil mediasi yang dilakukan Komisi III DPRD Bontang setelah enam kali menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan kedua yayasan tersebut dan warga BTN PKT, Senin (4/3/2019).

Ketua Komisi III Rustam mengungkapkan, pihaknya sudah mengundang kemenkumham dari Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk meminta fatwa dan  mediasi terkait fasilitas umum (Fasum) dan fasilitas sosial (Fasos).

“Pertemuan ini bisa menghasilkan kesepakatan tidak lain adalah untuk kepentingan masyarakat,” tutur Rustam.

Sementara itu, pihak YPK, M Arifin mengatakan, sejak awal pihaknya tidak pernah menghalangi proses pelepasan aset fasum dan fasos tersebut. Pihaknya hanya berhati-hati agar tidak menjadi masalah di belakang hari.

“Tak ada masalah, kami hanya ingin pelepasan fasum dan fasos ini tidak menimbulkan temuan hukum,” pintanya.

Sementara, Misjoni perwakilan kemenkumham memaparkan, secara yuridis terkait dengan fasum dan fasos itu tidak ada masalah, karena sudah jelas diatur dalam UU tentang yayasan.

“Terkait dengan data-data yang kami pelajari, secara substansi YPK dan YKHT, tidak  perlu khawatir karena sudah jelas diatur dalam UU tentang yayasan, sesuai pasal 5 UU nomor 8 tahun 2008 ,” jelas Misjoni. 

Dia pun berharap itu dapat menghasilkan keputusan bersama, serta tak lupa pula menyarankan mengembalikan fungsi fasum dan fasum seperti semula sehingga dapat digunakan warga.

“Sebelumnya, pihak YPK datang ke kami, nah kami sarankan segera dilepaskan,” tutupnya. (*)

Reporter: Veri