PPU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (BPBD PPU) membantu melakukan evakuasi sejumlah warga dari total 457 jiwa yang terdampak banjir di Desa Bukit Subur, Kecamatan Penajam, akibat hujan lebat.
“Banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi dini hari tadi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU M Sukadi Kuncoro, melansir Antara.
Ia menjelaskan untuk tinggi mula air (TMA) bervariasi, tergantung pada lokasi bangunan, yakni TMA di halaman rumah antara 50 centi meter (cm) hingga 200 cm, sementara TMA di dalam rumah antara 50 cm hingga 100 cm. Namun secara keseluruhan, kondisi terkini TMA cenderung surut perlahan.
“Sebelumnya telah ada peringatan dini dari BMKG Balikpapan secara berulang-ulang, yakni pada Minggu, 20 April pukul 20.39 Wita dan pukul 22.08 Wita, serta pada Senin, 21 April pukul 01.02 Wita,” jelasnya.
Sukardi mengatakan, peringatan dini tersebut menyebutkan bahwa akan terjadi hujan dengan intensitas sedang sampai lebat yang dapat disertai kilat atau petir, ditambah angin kencang di wilayah Kecamatan Penajam, sehingga dari peringatan ini, BPBD PPU mengajak semua pihak waspada.
Kemudian dari hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada Minggu, 20 April 2025 pukul 21.30 Wita hingga Senin, 21 April pukul 02.00 Wita di Desa Bukit Subur, sehingga mengakibatkan meluapnya sungai dan drainase, lantas berdampak pada naiknya TMA rumah warga di sekitar bantaran sungai.
“Tim yang melakukan penanganan di lokasi bencana terdiri dari berbagai unsur antara lain BPBD Kabupaten PPU, Kades Bukit Subur, aparat Desa Bukit Subur, Destana Bukit Subur, dan pengurus RT wilayah yang terdampak,” kata Sukadi.

