Selisik.id – Optimisme Kota Bontang menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026 semakin menguat. Selain berbekal pengalaman meraih medali nasional tahun lalu, kontingen Bontang juga diperkuat 15 siswa terbaik dari sejumlah sekolah dengan SD YPVDP menjadi penyumbang peserta terbanyak.
Kepercayaan diri tersebut tidak lepas dari pencapaian pada OSN 2025, ketika Theo Philius Pandia Narwastu dari SD 2 YPK berhasil mempersembahkan medali perunggu tingkat nasional pada bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Nuryadi, menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan talenta akademik di Kota Bontang terus berkembang dari tahun ke tahun.
“Hal ini menunjukkan bahwa potensi peserta didik kita sangat baik. Ke depan, kami ingin semakin banyak lagi siswa Bontang yang mampu menembus tingkat nasional, bahkan meraih prestasi terbaik,” katanya.
OSN tingkat Provinsi Kalimantan Timur akan digelar pada 20 Juli 2026 di SDIT Cahaya Fikri Bontang. Para peserta akan bersaing pada tiga bidang, yakni IPA, IPS, dan Matematika untuk memperebutkan kesempatan tampil di tingkat nasional.
Dari total peserta yang lolos, SD YPVDP mengirim empat siswa sehingga menjadi sekolah dengan wakil terbanyak. SD 1 YPK, SD 2 YPK, dan SDS IT Cahaya Fikri masing-masing menyumbangkan dua peserta. Adapun SD Negeri 006 Bontang Selatan, SD Negeri 005 Bontang Selatan, SD Negeri 003 Bontang Selatan, SD Muhammadiyah, serta SD Negeri 004 Bontang Utara masing-masing mengirim satu wakil.
Nuryadi menjelaskan, pihaknya telah memastikan seluruh persiapan kontingen telah dimatangkan bersama guru pendamping, baik dari sisi pembinaan akademik maupun kesiapan administrasi. Ia berharap para peserta mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih Bontang pada ajang OSN sebelumnya.
“Semoga seluruh serta dari Bontang membawa pulang hasil terbaik bagi daerah,”

