Raperda Pembentukan BPR Harus Hati-Hati

Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam.

SELISIK.ID, Bontang – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pembentukan PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sejahtera Bontang yang diusulkan Pemkot harus berhati-hati.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang Rustam, Selasa (10/12/2019).
Rustam mengatakan, pembahasan Raperda terkait pembentukan BPR Taman Mandiri tidak boleh gegabah. Perlu kehati-hatian sehubungan dengan wacana inisiatif Pemkot Bontang.

Politisi Partai Golkar ini membenarkan kajian akademik dan draf raperda yang sudah ada. Namun, sejauh ini pembahasan masih sebatas diskusi. Belum menyentuh isi draf tersebut. “Kalau memang pembahasan tidak selesai tahun ini, kami luncurkan ke prolegda tahun depan,” ucapnya.

Dia menambahkan, Pemkot Bontang tidak perlu membuat BPR baru. “Kami masih menugaskan Tim Asistensi untuk mencari regulasi bisakah penyertaan modal itu langsung mengarah ke BPR,” tutupnya. (adv/ver)