Pickleball Makin Populer, Pemkot Bontang Siapkan Dukungan untuk Pembinaan dan Fasilitas

selisik
3 Min Read

Bontang – Popularitas olahraga pickleball di Kota Bontang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Antusiasme masyarakat terhadap cabang olahraga yang menggabungkan unsur tenis, badminton, dan tenis meja ini terlihat jelas dalam penyelenggaraan Pickleball Bontang Open 2025, yang digelar di Lapangan Tenis Bessai Berinta, Jumat (31/10/2025).

Turnamen ini bertepatan dengan peringatan HUT ke-4 Enggang Perkasa Pickleball Club (EP2C) dan diikuti 12 klub pickleball se-Kota Bontang, dengan total sekitar 150 peserta yang berlaga di berbagai kategori.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia dan komunitas pickleball yang terus aktif membangun kegiatan positif di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Film Jadi Senjata Promosi Baru, Dispopar Dorong Kreativitas Sineas Bontang

“Saya bangga melihat semangat teman-teman komunitas pickleball. Ini bukan sekadar olahraga, tapi juga sarana memperkuat kebersamaan dan menciptakan masyarakat yang sehat dan bahagia,” ujar Neni.

Turut hadir dalam pembukaan, Ketua DPRD Bontang sekaligus Ketua IPF Kaltim Andi Faizal Sofyan Hasdam, Kepala Bidang Olahraga Dispopar Bontang Andi Parenrengi, serta Ketua EP2C Bontang Rustam.

Andi Parenrengi menilai, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam turnamen ini menjadi bukti bahwa pickleball telah mendapat tempat di hati warga. Pemerintah daerah, kata dia, siap memberikan dukungan bagi komunitas olahraga yang aktif menggelar kegiatan pembinaan dan kompetisi.

BACA JUGA:  Dispopar Pastikan 45 Lapak Baru Hanya untuk Pedagang Lama di Bontang Kuala

“Pickleball menjadi cabang olahraga baru yang potensial. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap muncul bibit-bibit atlet berprestasi, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional dan internasional,” sebutnya.

Andi menambahkan, Dispopar Bontang berkomitmen memperkuat pembinaan serta memperluas ruang bagi komunitas olahraga agar lebih berkembang. Sinergi antara pemerintah dan komunitas disebutnya menjadi kunci dalam mencetak prestasi daerah.

Sementara itu, Ketua IPF Kaltim Andi Faizal Sofyan Hasdam menilai Bontang termasuk daerah dengan partisipasi pickleball tertinggi di Kalimantan Timur. Ia optimistis, pembinaan berkelanjutan akan melahirkan atlet unggulan yang dapat bersaing di berbagai ajang resmi seperti POPGAR dan Pra Porprov/Coreprof mendatang.

BACA JUGA:  Dispopar Bontang Buka Akses Pelatihan Gratis untuk Warga Lewat Workshop Kerajinan Hasil Laut

Ketua EP2C Rustam menambahkan, pelaksanaan turnamen keempat ini menjadi bukti nyata konsistensi komunitas dalam mengembangkan olahraga pickleball di Bontang. Ia berharap, ke depan pemerintah dapat menghadirkan fasilitas permanen khusus untuk olahraga tersebut.

“Kami berharap Bontang bisa memiliki lapangan khusus pickleball agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal,” harapnya.

Share This Article