Petani Penajam Sumbang Gabah Terbanyak untuk Bulog Kaltim

selisik
1 Min Read

PENAJAM – Para petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi penyumbang gabah terbesar kepada Perum Bulog di Kalimantan Timur. Hingga awal Mei 2025, sebanyak 4.400 ton gabah berhasil diserap Bulog dari petani setempat.

Angka ini jauh melampaui kontribusi dari Kabupaten Paser yang hanya 754 ton dan Kutai Kartanegara sebesar 339 ton. Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto, menyatakan bahwa capaian ini merupakan dampak langsung dari kebijakan pemerintah pusat yang menetapkan harga beli gabah sebesar Rp6.500 per kilogram.

BACA JUGA:  Bupati PPU Tegaskan Komitmen Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD dari LKPJ 2024

“Sekarang petani lebih tenang karena gabah mereka pasti dibeli Bulog. Ada jaminan harga dan pasar,” ujar Andi, Jumat (9/5/2025).

Ia menyebut bahwa dari total serapan gabah tersebut, nilai transaksi mencapai Rp28 miliar dan seluruhnya mengalir ke tangan petani. Hal ini memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan minat bertani.

Andi menambahkan bahwa sebelum aturan ini berlaku, petani sering mengalami kesulitan menjual gabah karena harga rendah dan pasar terbatas. Namun kini, antusiasme mereka dalam menanam kembali meningkat.

BACA JUGA:  Pemkab PPU Petakan Ketahanan Pangan lewat Lomba Kelurahan 2025

“Manfaatnya bukan hanya bagi petani, tapi juga berdampak positif pada stabilitas stok dan harga beras di pasaran,” jelasnya. (Adv)

Share This Article