Selisik.id – Proses pengukuran seragam bagi siswa baru SMPN 2 Bontang hampir selesai. Dari total 264 siswa yang terdaftar, sebanyak 249 siswa telah menjalani pengukuran, sementara 15 siswa lainnya masih dijadwalkan mengikuti proses tersebut.
Asisten Konveksi Cahaya Berkah, Nurlina, mengatakan pengukuran seragam berlangsung sejak Jumat (12/6) hingga Rabu (17/6). Setelah seluruh data ukuran terkumpul, pihak konveksi akan langsung memulai proses produksi.
“Masih kurang 15 siswa lagi yang belum ukur baju,” ujar Nurlina, saat ditemui di SMPN 2 Bontang, Rabu (17/6/2026).
Nurlina menjelaskan, seragam yang saat ini dikerjakan adalah seragam putih biru. Pihak konveksi menargetkan seluruh seragam dapat didistribusikan kepada siswa sebelum tahun ajaran baru dimulai.
“Targetnya 15 Juli sudah didistribusikan untuk seragam putih dan biru. Kecepatan pengerjaan tergantung bahan yang datang. Kebetulan bahan kainnya langsung dari Disdik. Saat ini kami mengerahkan 35 orang tukang jahit,” timpalnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 2 Bontang, Jumadi, memastikan jumlah siswa yang mengikuti pengukuran telah sesuai dengan kuota penerimaan peserta didik baru yang ditetapkan sekolah.
Menurutnya, kuota siswa baru tidak dapat ditambah karena telah diatur melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang terintegrasi dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Semua sesuai dengan kuota. Per kelas maksimal 33 siswa. Kalau dipaksakan melebihi batas, data tidak akan diterima sistem Dapodik dan bisa berdampak pada administrasi sekolah,” jelas Jumadi.
Selain memfasilitasi pengukuran seragam, SMPN 2 Bontang juga memberikan kelonggaran kepada siswa yang belum memiliki seragam baru. Pada masa awal sekolah, siswa diperbolehkan menggunakan seragam SD hingga satu semester.
“Kami memberi kesempatan kepada siswa untuk tetap memakai seragam SD terlebih dahulu. Yang penting mereka bisa mengikuti kegiatan belajar dengan nyaman,” tutup Jumadi.

