Pemkab PPU Tegaskan Keterbukaan Rekrutmen Tenaga Kerja di IKN

selisik
2 Min Read

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menekankan pentingnya transparansi dalam rekrutmen tenaga kerja untuk proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pemkab berharap perusahaan yang beroperasi di IKN dapat lebih terbuka terkait kebutuhan tenaga kerja agar masyarakat lokal mendapatkan kesempatan yang lebih besar.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU, Marjani, menyatakan bahwa keterbukaan perusahaan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan partisipasi tenaga kerja lokal.

“Kami ingin ada komunikasi yang lebih baik antara perusahaan dan pemerintah daerah. Jika kebutuhan tenaga kerja disampaikan dengan jelas, kami bisa menyiapkan tenaga kerja yang sesuai,” ujarnya, Selasa (11/3/2025).

BACA JUGA:  Pastikan BBM Tidak Tercampur, Dua SPBU di PPU Disidak

Sejalan dengan hal tersebut, Pemkab PPU telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal. Hingga saat ini, sekitar 40 tenaga kerja telah mendapatkan sertifikasi di bidang welder, elektrikal, dan pertukangan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Marjani menegaskan bahwa tenaga kerja lokal sebenarnya sudah memiliki keterampilan yang dibutuhkan dalam proyek IKN. Namun, minimnya informasi dari pihak perusahaan menjadi kendala utama dalam penyerapan tenaga kerja.

“Kami ingin ada jalur komunikasi yang lebih jelas antara perusahaan dan pemerintah daerah. Jika ada permintaan tenaga kerja dengan keahlian tertentu, kami siap menyediakan tenaga kerja lokal yang sudah tersertifikasi,” katanya.

BACA JUGA:  Lowongan Kerja Bontang Mekanik dan Helper 5 Orang, Dibuka Sampai 19 Oktober 2023, Ini Syaratnya

Untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal, Disnakertrans PPU siap memfasilitasi pertemuan rutin antara perusahaan, pemerintah daerah, dan pencari kerja.

Selain itu, Pemkab PPU juga sedang mengkaji kebijakan yang dapat mewajibkan perusahaan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen.

“Tenaga kerja lokal harus mendapat prioritas, terutama dalam proyek pembangunan sebesar ini. Jika mereka bisa terserap, maka dampaknya akan sangat positif bagi ekonomi daerah,” tambah Marjani.

BACA JUGA:  Pemprov Kaltim Matangkan Persiapan HUT RI di IKN

Dengan adanya koordinasi yang baik dan transparansi dalam rekrutmen, Pemkab PPU berharap proyek pembangunan IKN tidak hanya membawa kemajuan secara fisik, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kami yakin, jika semua pihak bekerja sama dengan terbuka, tenaga kerja lokal bisa menjadi bagian dari proyek besar ini. Ini adalah kesempatan emas yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Adv)

Share This Article