Guru Bontang Didorong Manfaatkan Teknologi untuk Pembelajaran Kreatif

selisik
2 Min Read

Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang terus mendorong para guru agar adaptif menghadapi perkembangan teknologi, khususnya dalam penerapan pembelajaran digital di sekolah.

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, mengatakan pemanfaatan platform digital seperti Canva hingga pembelajaran berbasis coding kini menjadi bagian penting dalam transformasi pendidikan.

Menurutnya, perkembangan teknologi harus mampu diikuti tenaga pendidik agar proses belajar mengajar menjadi lebih kreatif, interaktif, dan efektif.

“Platform seperti Canva sangat membantu guru dalam membuat bahan ajar. Mulai dari media presentasi, materi visual, sampai penyusunan soal bisa dibuat lebih menarik dan mudah,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

BACA JUGA:  Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan Pesisir, Disdik Bontang Rutin Gelar Monev dan Siap Penuhi Kebutuhan PAUD

Ia menjelaskan, digitalisasi pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan aplikasi, tetapi juga penguatan literasi teknologi bagi guru agar mampu mengikuti arah kebijakan pendidikan nasional.

Karena itu, Disdikbud terus mendukung berbagai pelatihan yang digelar, termasuk kegiatan yang difasilitasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP).

“Kami berharap para guru memanfaatkan pelatihan itu dengan maksimal. Selain gratis dan bersertifikat, materinya juga sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini,” katanya.

BACA JUGA:  15 Siswa SD Wakili Bontang di OSN Kaltim 2026, Bidik Tiket ke Tingkat Nasional

Saparuddin menambahkan, sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong digitalisasi pendidikan harus terus diperkuat. Hal tersebut sejalan dengan program Kementerian Pendidikan yang menargetkan guru-guru di Indonesia semakin melek teknologi, kecerdasan buatan, dan coding.

Di Kota Bontang sendiri, tingkat literasi digital guru disebut hampir mencapai 100 persen. Kondisi itu turut didukung program satu guru satu laptop yang dijalankan Pemerintah Kota Bontang.

BACA JUGA:  Disdikbud Bontang Tekankan Peran Orang Tua dalam Sukseskan Wajar 19.00–21.00

Meski demikian, ia menegaskan guru tetap dituntut terus memperbarui kemampuan karena perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat.

“Sebagian besar guru di Bontang sebenarnya sudah mengenal teknologi. Tapi perkembangan teknologi terus berubah, jadi kemampuan guru juga harus terus diperbarui,” pungkasnya.

Share This Article