PENAJAM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya mengantisipasi lonjakan pemudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan kemacetan serta mengoptimalkan jalur alternatif guna memastikan arus mudik berjalan lancar.
Kepala Dishub PPU, Alimuddin, mengungkapkan bahwa koordinasi telah dilakukan bersama instansi terkait, termasuk Polres PPU, Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) guna memperlancar mobilitas masyarakat.
“Kami telah mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk menghadapi lonjakan pemudik. Salah satunya dengan membuka jalur alternatif agar tidak terjadi penumpukan di Pelabuhan Feri Penajam,” ujar Alimuddin, Selasa (25/3/2025).
Selain itu, Dishub juga melakukan pengawasan ketat terhadap kapal-kapal yang melayani rute penyeberangan. Setiap kapal diwajibkan mengikuti standar keselamatan, termasuk tidak melebihi kapasitas angkut yang telah ditentukan.
“Kami akan terus memastikan kapal beroperasi sesuai aturan dan memiliki peralatan keselamatan seperti pelampung. Keamanan penumpang adalah prioritas utama,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Dishub bersama Polres PPU juga telah mendirikan 11 posko pengamanan di titik-titik strategis. Posko ini akan berfungsi sebagai pusat informasi dan bantuan bagi pemudik yang mengalami kendala selama perjalanan.
“Petugas kami akan terus bersiaga selama masa mudik hingga arus balik nanti. Kami juga mengimbau masyarakat agar mengatur waktu perjalanan dengan baik untuk menghindari kemacetan di jam-jam padat,” lanjutnya.
Dengan persiapan yang matang serta kerja sama antara berbagai pihak, Dishub PPU optimistis arus mudik tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi seluruh masyarakat.
“Kami berharap pemudik tetap berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan berlangsung dengan nyaman dan selamat,” tutupnya. (Adv)

