Bontang Bakal Bentuk Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi

selisik
2 Min Read

Bontang – Polres Bontang menyarankan pembentukan Tim Satgas BBM sebagai upaya mengurai antrean pengisian BBM bersubsidi jenis solar di setiap SPBU.

Pembentukan Satgas tersebut untuk mencegah dan menangani penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kota Taman. Satgas tersebut tak hanya berisi kepolisian, namun turut melibatkan instansi terkait dari lingkup Pemkot Bontang.

“Timnya gabungan, sehingga jika ada temuan atau laporan akan ditangani bersama-sama,” ujar Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya.

BACA JUGA:  Stok BBM di SPBU Swasta Terancam Kosong Sampai Akhir Tahun

Namun, diakui Yusep, upaya preventif melalui pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat juga akan tetap dilakukan. Selain itu, patroli rutin bakal lebih intens digelar di setiap SPBU di Bontang.

“Yang jelas pengawasannya lebih ketat,” lanjutnya.

Pengawasan terhadap pengetap BBM utamanya solar dan pertalite menurutnya, mendapat atensi dari Polda Kaltim. Polres Bontang diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan yang disinyalir mengetap BBM.

“Seperti tangki modifikasi, itu kan tidak boleh. Untuk sementara kami masih megedepankan imbauan dan peringatan kepada pengendara agar tidak memodifikasi tempat penampungan bahan bakar,” jelasnya.

BACA JUGA:  Harga Material Bangunan Melambung, Kontraktor Bontang Terancam Rugi

Usulan pembentukan Tim Satgas BBM untuk mengurai antrean di setiap SPBU Bontang ini, mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Bontang.

Wakil Wali Kota Bontang Najirah mengatakan, untuk meningkatkan keamanan pengguna jalan juga masyarakat lainnya, sinergitas antar lintas sektor memang sangat diperlukan.

Apalagi, kondisi ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat maupun pedagang yang terkena imbas, akibat antrean yang menghalangi tempat usaha mereka. Sehingga semua permasalahan yang berkaitan dengan BBM bisa diatasi oleh Tim Satgas.

BACA JUGA:  Polemik BBM Oplosan di Kaltim, Pengamat Ekonomi Desak Bentuk Tim Independen

“Kami menyambut baik wacana tersebut. Terlebih ini menyangkut kenyamanan semua masyarakat. Nanti akan kami bahas lebih lanjut,” ujarnya.

TAGGED:
Share This Article