Bakhtiar Wakkang: Miris, Tiga Kantor Kelurahan Tak Layak

SELISIK.ID, Bontang – Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang angkat bicara soal pengadaan lahan kantor Kelurahan Satimpo yang tiga tahun berturut-turut diusulkan namun tidak terealisasi.

Bakhtiar mengakui jika usulan-usulan itu masuk program pemerintah. Namun kala itu terjadi defisit anggaran, sehingga bisa saja ditunda dan dibatalkan pembangunannya.

Meski begitu, anggota dewan asal daerah pemilihan (dapil) Bontang Selatan itu mengatakan, inventarisasi lahan merupakan tugas pemerintah. Namun selama ini pembangunan yang dilakukan selalu terkendala lahan.

“Pemerintah mesti pikirkan soal ini. Harus representatif dan buka mata mengenai masalah ini. Apalagi ini menyangkut pelayanan publik,” tegas Politisi Partai NasDem, di Gedung BPU Bontang Selatan, Kamis (21/2/2019).

Lanjut dia, tidak hanya di Satimpo, akan tetapi beberapa kelurahan lainnya juga miris akan keberadaan kantornya. Seperti di Berbas Pantai dan Berebas Tengah. Perhatian ini tentu bisa jadi skala prioritas.

Dia melihat, fasilitas seperti pintu, keramik dan fasilitas lainnya masih di luar standar. Untuk itu, dibutuhkan perhatian dari pemerintah agar para pegawai maupun lurah nyaman melakukan pekerjaannya.

“Kota Bontang ini kecil, tapi sangat timpang ketika ditemui masih ada kantor kelurahan yang tidak laik huni, miris,” pungkasnya. (*)

Reporter: Veri