BONTANG – Antrean panjang warga terlihat mengular di halaman Kantor Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang, Jumat 4 Maret 2022.
Warga rela antre agar bisa mendapatkan minyak goreng curah yang disalurkan PT Energi Unggul Persada (EUP). Meski harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan nomor antrean.
Bahkan ada warga yang sudah mengantre sejak pukul 07.00 Wita. Padahal truk tangki penyalur minyak goreng curah dijadwalkan tiba di Kelurahan Gunung Telihan pada pukul 10.00 Wita.
Lurah Gunung Telihan Rosman mengatakan, untuk mencegah terjadi kerumunan pihaknya melakukan pembatasan bagi warga yang boleh masuk dan antre di halaman kelurahan.
“Maksimal yang boleh antre hanya 30 orang di dalam. Selebihnya menunggu di luar,” terangnya. Jumat (4/3/2022).
Di kelurahan Gunung Telihan terdapat sebanyak 30 RT dengan jumlah 4.352 Kartu Keluarga (KK).
Rosman tidak bisa memastikan apakah apakah penyaluran minyak goreng curah tersebut bisa terlayani semuanya hari ini. Mengingat jumlah KK yang ada di wilayah yang ia pimpin mencapai ribuan.
“Enggak bisa sehari kayaknya. Di Kelurahan Kanaan saja yang KK-nya cuma 1.000, seharian baru selesai. Apalagi kami di Telihan,” ucapnya.
Setiap KK hanya diperbolehkan membeli sebanyak lima liter minyak goreng curah, seharga Rp11.500 per liternya.
Untuk menghindari ada warga yang membeli lebih dari itu pihak Kelurahan Gunung Telihan menyiasatinya dengan memberikan kupon bagi setiap warganya yang dibagian oleh masing-masing Ketua RT.
“Yang tidak ada kupon tidak kami layani. Terkecuali yang punya kupon sudah dapat semuanya, dan masih ada sisanya. Kami tidak terlalu kaku juga,” tegas Rosman.
Adapun, PT. EUP menyediakan sebanyak 8 ton minyak goreng curah.
Bila dikalkulasi, 80 ribu liter (8 ton) jika dibagi lima liter untuk setiap KK.
Maka total KK yang bisa mendapat minyak goreng curah hanya sekitar 1.600 KK. Sementara total KK yang ada di Kelurahan Gunung Telihan sejumlah 4.325 KK.
Di konfirmasi terkait hal itu, External Relations PT EUP, Endy menyampaikan pihaknya tidak kaku terkait jumlah pasokan.
Apabila jumlah 8 ton minyak goreng curah yang ada tidak mencukupi, maka pihak perusahaan akan kembali menambah pasokannya.
“Kalau memang tangki yang sekarang ini mau habis, akan kami datangkan lagi. Mobil tangki sudah stand by di perusahaan. Jadi kami enggak bisa datangkan sekaligus banyak mobil tangkinya,” terang Endy.
Endy menargetkan penyaluran minyak goreng curah bisa selesai pada hari ini. Meskipun penyalurannya harus dilakukan hingga malam hari.
“Selama masih ada warga yang antre akan kami layani meski sampai malam,” tandasnya. (red/sel)

