Badak Bercula Satu Indonesia Hadir di Roma Italia Lewat Patung Ikonik Seberat 398 Kg

selisik
5 Min Read

Selisik.id – Masyarakat Italia kini dapat melihat patung badak bercula satu asli Indonesia di Bio Parco di Roma atau Taman Biopark Roma. Acara pembukaan selubung yang menandai peresmian penempatan patung badak di Kebun Binatang Roma, dilakukan oleh Presiden Yayasan Biopark Roma, Paola Palanza bersama dengan Duta Besar RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono pada Minggu (27/9/2026) di Taman Biopark Roma.

“Patung ini tidak sekedar patung, namun simbol kehadiran Indonesia di kota abadi, Roma, Italia” kata Duta Besar Trias, dikutip dari siaran pers KBRI Vatikan.

Acara inagurasi patung badak jawa ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Badak Sedunia pada 22 September 2026 yang dilakukan oleh Taman Biopark Roma. “Walaupun bukan badak hidup, semoga masyarakat Italia bisa membayangkan visual badak bercula satu yang hanya hidup di Indonesia” tambahnya.

Patung badak ini dihibahkan oleh KBRI untuk Takhta Suci kepada Taman Biopark Roma atau yang lebih dikenal sebagai Kebun Binatang Roma, dengan tujuan untuk memperkenalkan spesies badak bercula satu yang saat ini termasuk spesies yang terancam punah. Badak bercula satu atau yang lebih kita kenal dengan sebutan badak Jawa merupakan satu dari lima spesies badak yang masih hidup di kawasan Asia dan Afrika.

BACA JUGA:  Rangkong Hitam Dilindungi Ditemukan di Berau, BKSDA Kaltim Selidiki Dugaan Peliharaan Ilegal

Taman Nasional Ujung Kulon Indonesia merupakan satu-satunya habitat terakhir bagi badak Jawa. Dilansir dari siaran pers badak jawa oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI pada 10 Desember 2024, populasi badak jawa di Taman Nasional Ujung Kulon Indonesia berjumlah 80 ekor. Pemberian patung badak Jawa ini disambut dengan baik oleh Yayasan Biopark Roma. Selaku yayasan yang mengelola Taman Biopark Roma, pihaknya sangat senang dengan adanya patung badak Jawa ditampilkan di Kebun Binatang Roma.

“Kami menyadari bahwa badak Jawa merupakan spesies yang hampir punah, sehingga kami berharap patung ini akan terus menjadi pengingat eksistensi spesies badak Jawa di dunia,” kata Paola Palanza. Saat ini, kebun binatang Roma memiliki dua badak hidup bernama Thomas dan Kibo yang berasal dari Afrika.

BACA JUGA:  Penyu Hijau Dibantai saat Bertelur di Berau, Tim Gabungan Turun Buru Pelaku

Taman Biopark Roma berlokasi di sisi barat Villa Borghese yang merupakan tanah bekas milik Kardinal Scipione Borghese, keponakan Paus Paul V dari tahun 1580.

Berdiri sejak 1911, Taman Biopark Roma merupakan yang tertua di Italia.

Taman ini menjadi rumah bagi 700 jenis tanaman dan 1,200 binatang dari 150 spesies di dunia. Di antara spesies binatang tersebut terdapat juga macan Sumatera dan komodo dari Indonesia.

Patung badak bercula satu ini dibawa ke Italia pada 2015 untuk ditampilkan pada Milan Expo 2015 yang berlangsung di Milan, Italia. Koperasi Pelestari Budaya Nusantara (KPBN) asal Indonesia yang diinisiasi oleh aktor senior almarhum Didi Petet berpartisipasi pada Expo yang dimaksud, dan membawa patung badak Jawa sebagai tampilan utama pada Pavilion Indonesia.

Patung ini dikerjakan oleh seorang seniman asal Yogyakarta bernama Outto Lengkong. Material utama patung adalah kuningan dan perunggu dengan panjang 250 cm, lebar 85 cm dan berat 398 kg.

Untuk menambah kesan budaya Indonesia, patung juga memiliki motif batik yang beragam dari pulau Kalimantan dan Jawa.

BACA JUGA:  Empat Pelaku Pembunuh Tapir di Lampung Ditangkap, Terancam 15 Tahun Penjara

Pada awalnya, patung badak ini rencananya ingin diberikan kepada mendiang Paus Fransiskus untuk kemudian diletakan secara permanen di Museum Vatikan. Namun, dalam perkembangannya, patung badak bercula satu ini kemudian dihibahkan kepada KBRI untuk Takhta Suci untuk dapat diberikan kepada otoritas yang relevan di Vatikan maupun Italia.

Pada 2026, KBRI untuk Takhta Suci berhasil menjalin kerjasama dengan Kebun Binatang Roma untuk menerima hibah patung badak ini. Hal ini dirasa efektif untuk mempromosikan Indonesia mengingat tingginya frekuensi pengunjung kebun binatang ini setiap tahunnya.

Menurut laporan Bio Parco di Roma, pada 2024 mereka menerima sekitar 518.755 pengunjung terdiri dari turis mancanegara dan masyarakat Italia setempat. Saat ini, patung badak Jawa ini dipajang persis di depan pintu gerbang masuk utama Kebun Binatang Roma.

(Kompas.com)

Share This Article