Tiga Buaya Direlokasi dari Kutim ke Teritip, Satu Berukuran 4,4 Meter

selisik
2 Min Read

Kutai Timur – Tiga ekor buaya hasil evakuasi dari permukiman warga di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dibawa ke Penangkaran Teritip, Balikpapan, Selasa (22/9/2026). Salah satunya berukuran 4,4 meter.

Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutim mengangkut tiga buaya tersebut menggunakan satu truk pemadam dan satu mobil rescue. Rombongan berangkat dari Sangatta sekitar pukul 01.30 WITA dan tiba di Teritip pada Selasa pagi.

BACA JUGA:  Viral, Buaya Muncul di Danau Labuan Cermin Berau

Tim Rescue Disdamkartan Kutim, Muis, mengatakan perjalanan dilakukan malam hari untuk mengurangi risiko dehidrasi dan stres akibat suhu panas.

“Jika dilakukan pada siang hari dengan cuaca yang panas, kami khawatir buaya-buaya tersebut mengalami dehidrasi dan stres berat di perjalanan,” ujar Muis di Sangatta, Rabu (23/9/2026).

Ketiga buaya sebelumnya ditangkap warga dan ditampung sementara di kantor Disdamkartan Kutim. Satwa tersebut kemudian direlokasi setelah petugas berkoordinasi dengan Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Provinsi serta pihak Penangkaran Teritip.

BACA JUGA:  Sekuriti di Kukar Hilang Usai Diterkam Buaya saat Berenang

Selain buaya berukuran 4,4 meter, dua satwa lainnya masing-masing memiliki panjang 1,5 meter dan 70 sentimeter.

“Setelah berhasil kita amankan dari lokasi tangkapan warga, buaya-buaya ini terlebih dahulu ditampung sementara di wilayah kantor. Setelah itu, kami langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses penanganan dan relokasi,” katanya.

Muis menyebut koordinasi tersebut dilakukan menyesuaikan perubahan regulasi terkait kewenangan penanganan konflik satwa buaya.

BACA JUGA:  Kru Kapal di Balikpapan Hilang Diduga Diterkam Buaya

“Kami berkoordinasi dan bekerja sama dengan BPSPL Provinsi, dan pihak penangkaran di Teritip menyatakan siap menerima buaya-buaya tersebut,” jelasnya.

Penyerahan tiga buaya ditandai dengan penandatanganan berita acara antara Disdamkartan Kutim dan pengelola Penangkaran Teritip.

TAGGED:
Share This Article