Bangun Budaya Membaca Sejak Dini, Disdikbud Bontang Perkuat Literasi Lewat Program LINTAS BENUA

selisik
3 Min Read

Selisik.id – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus memperkuat budaya literasi sejak usia dini melalui program Kunjungan ke Perpustakaan untuk Menjelajahi Berbagai Pengetahuan Dunia (LINTAS BENUA).

Program ini dirancang agar peserta didik mengenal perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan sekaligus memperluas wawasan dan membiasakan membaca sejak dini.

Kepala Seksi Kurikulum dan Peserta Didik Disdikbud Bontang, Miftachul Choir, mengatakan LINTAS BENUA menjadi salah satu inovasi yang dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan budaya literasi.

“Melalui program LINTAS BENUA, kami ingin membangun kebiasaan membaca sejak usia dini. Anak-anak kami ajak mengenal perpustakaan sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar, mencari informasi, dan memperluas wawasan,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

BACA JUGA:  Aturan Baru SPMB 2026, Hanya Boleh Pilih Satu Sekolah, Pendaftar Afirmasi SMPN 1 Langsung Tersisih

Ia menjelaskan, selama kunjungan peserta didik tidak hanya membaca koleksi buku yang tersedia, tetapi juga mengikuti berbagai aktivitas edukatif yang disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan mereka. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan minat baca tanpa membuat kegiatan literasi terasa membosankan.

“Kami ingin pengalaman belajar di perpustakaan menjadi sesuatu yang menarik. Karena itu, kegiatan yang diberikan tidak hanya membaca buku, tetapi juga berbagai aktivitas edukatif yang dapat menumbuhkan rasa ingin tahu anak,” timpalnya.

Menurutnya, penguatan literasi merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Kemampuan membaca sejak dini menjadi fondasi penting untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, berkreasi, dan memecahkan masalah pada jenjang pendidikan berikutnya.

BACA JUGA:  Disdikbud Bontang Mulai Salurkan Paket Seragam Gratis Bagi Pelajar SD

Disdikbud juga mengintegrasikan LINTAS BENUA dengan sejumlah inovasi pendidikan lainnya, seperti pendataan anak usia dini melalui SIMENDUD, penguatan implementasi kurikulum melalui Klinik IKON, serta pemenuhan hak dasar anak melalui program GIAT PAS. Seluruh program tersebut saling melengkapi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kota Bontang.

Miftachul menambahkan, keberhasilan penguatan budaya literasi tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan keluarga. Karena itu, guru dan orang tua diharapkan bersama-sama membiasakan anak membaca, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

BACA JUGA:  Dari PAUD hingga Paket C, 68 Warga Bontang Resmi Lulus Pendidikan Kesetaraan SKB

Melalui program LINTAS BENUA, Disdikbud Bontang berharap semakin banyak peserta didik yang gemar membaca, memiliki wawasan yang luas, serta tumbuh menjadi generasi yang kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

“Literasi tidak cukup dibangun di sekolah saja. Peran guru dan orang tua sangat penting agar kebiasaan membaca terus berlanjut di rumah sehingga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak,” tegas Mifta.

TAGGED:
Share This Article