Perahu Terbalik Dihantam Ombak, Wanita Asal Pinrang Tewas Tenggelam di Paser

selisik
2 Min Read

Paser – Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban kecelakaan air di Muara Sungai Maruat, Desa Maruat, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Rabu (4/3/2026), setelah sebelumnya dilakukan pencarian intensif sejak Selasa (3/3/2026).

Kapolsek Long Kali Ipda Bambang Sasmito menerangkan, korban diketahui bernama Puji (50), perempuan asal Desa Amasangeng, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, yang sementara waktu tinggal di Desa Maruat.

“Ia dilaporkan tenggelam setelah perahu ketinting yang ditumpanginya terbalik akibat dihantam ombak,” kata Bambang, Rabu (4/3/2026) dilansir Kompas.com.

Bambang menerangkan, peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 20.00 Wita di perairan muara Sungai Telake.

BACA JUGA:  Ambil Kamera Jatuh saat Menyelam di Berau, Turis China Ditemukan Tewas di Kedalaman 87 Meter

Satu orang saksi selamat, Kasirli Tiro (18), berhasil menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga.

Setelah ditemukan di sekitar perairan Adang Bay, jenazah korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

Sebelumnya, pencarian dilakukan sejak Selasa (3/3/2026) pukul 08.00 Wita dengan menyisir muara Sungai Telake hingga muara Sungai Maruat dan sekitar dua mil ke arah laut.

BACA JUGA:  Pria Mabuk di Balikpapan Hilang Usai Terjun ke Sungai

Operasi melibatkan fiber boat milik BPBD Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU), rubber boat Basarnas Balikpapan dan DPKP PPU, serta perahu dan speed boat milik warga.

Kronologi Tenggelamnya Puji

Berdasarkan keterangan saksi selamat, kedua korban semula berangkat dari pondok tambak di muara Sungai Telake menuju permukiman Desa Maruat untuk berbelanja.

Saat perjalanan kembali, mesin perahu mati dan dihantam ombak besar hingga terbalik dan tenggelam.

BACA JUGA:  Pria yang Lompat dari Jembatan Mahkota II Samarinda Ditemukan Tewas

Saksi sempat berupaya menolong korban, namun gagal akibat kondisi ombak dan keterbatasan tenaga.

“Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di perairan sungai maupun muara agar meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan faktor keselamatan guna mencegah kejadian serupa,” kata Kapolsek.

Share This Article