Aksi Bobol Toko Berantakan, Suami di Samarinda Lari Selamatkan Diri, Istri Ditangkap Warga

selisik
2 Min Read

Samarinda – Kisah cinta Hendra dan Nisa asal Balikpapan ini sepertinya perlu direvisi total. Alih-alih menjadi pasangan sehidup semati ala Bonnie and Clyde, mereka justru memerankan drama “Lari Selamatkan Diri Sendiri” di Jalan Mulawarman, Samarinda Kota, Jumat pagi (6/2/2026).

Hendra, sang suami yang tampaknya memiliki bakat lari maraton mendadak, sukses membobol sebuah toko dan menggasak rokok serta uang tunai. Namun, saat warga mulai mengeluarkan jurus teriakan maut, nyali Hendra seketika menciut dan kaki seribu miliknya bekerja lebih cepat daripada rasa setianya.

BACA JUGA:  4 WN Pakistan dan Yordania Diduga Curi Emas di Surabaya, Gasak 52 Kalung dan Gelang 16 Karat

Lucunya, saking paniknya melihat massa yang mulai mengejar, Hendra lupa bahwa ia tidak sedang ikut lomba lari estafet. Ia kabur tunggang langgang meninggalkan sepeda motornya, kantong barang curian, dan yang paling dramatis: istrinya sendiri.

Nisa yang masih nangkring di atas motor hanya bisa melongo saat melihat “pangerannya” menghilang di tikungan tanpa menoleh sedikit pun.

Niat hati ingin jadi asisten pencuri yang kalem, Nisa malah berakhir jadi “maskot” tertinggal yang diamankan warga dengan mudah.

BACA JUGA:  ART di Jakpus Bawa Kabur Berlian hingga Tas Louis Vuitton Majikan

Kepada polisi, Nisa mengaku hanya disuruh menunggu dan sama sekali tidak tahu kalau suaminya sedang “belanja gratis” di dalam toko.

Pengakuan yang cukup klasik ini tentu saja tidak langsung membuat petugas percaya, apalagi ditemukan tas misterius di dalam jok motor mereka.

Kini, Nisa harus rela menginap di hotel prodeo Polsekta Samarinda Kota, sementara sang suami, Hendra, masih dicari polisi dan mungkin sedang sibuk mencari alasan baru kalau nanti mereka bertemu lagi di kantor polisi.

BACA JUGA:  Uang Tim Bulutangkis RI Rp950 Juta Raib Dicuri di Paris

Sepertinya Hendra perlu belajar lagi bahwa dalam janji pernikahan itu ada poin “susah senang bersama,” bukan “susah kamu yang tanggung, senang aku yang lari.”

(Prokal.co)

TAGGED:
Share This Article