Pengadaan Bertahap, Smart TV Telah Tersedia di Enam Kelas SMPN 5 Bontang

selisik
2 Min Read

Bontang – Upaya digitalisasi pembelajaran di SMP Negeri 5 Bontang terus berjalan, meski belum sepenuhnya merata.

Kepala SMPN 5 Bontang, Muhiddin, mengatakan dari total 18 rombongan belajar, baru enam ruang kelas yang kini menikmati fasilitas Smart TV sebagai media pendukung kegiatan belajar.

Menurutnya, kehadiran perangkat ini membuka peluang metode belajar yang lebih kreatif, tidak hanya berfokus pada aktivitas tulis-menulis.

Kebutuhan perangkat digital memang menjadi prioritas sekolah. Namun proses pemenuhan sarana harus mengikuti kemampuan anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang.

BACA JUGA:  SMP Negeri 8 Bontang Kebagian 132 Tablet, Pembelajaran Digital Makin Mudah

“Baru enam yang sudah ada Smart TV, jadi kami menunggu alokasi dan kebijakan lebih lanjut dari dinas karena pengadaannya dilakukan bertahap untuk seluruh sekolah,” tuturnya.

Sembari menunggu pemenuhan sarana secara menyeluruh, sekolah memilih untuk tidak menempatkan Smart TV secara permanen di tiap kelas.

Perangkat yang tersedia disimpan di satu ruang khusus sehingga dapat dipakai bergantian oleh guru.

BACA JUGA:  Era Digital: Guru SD di Bontang Dibimbing Ciptakan Konten Edukatif

Muhiddin menegaskan bahwa sistem berbagi ini dilakukan agar seluruh guru bisa memanfaatkan fasilitas yang ada.

Smart TV dapat ditempatkan sementara di kantor, laboratorium, atau perpustakaan sesuai kebutuhan kegiatan belajar mengajar.

“Nantinya guru tinggal menyesuaikan jadwal. Semua bisa pakai sesuai mata pelajaran masing-masing,” sambungnya.

Ia berharap ke depan setiap rombel dapat memiliki Smart TV sendiri agar pembelajaran semakin interaktif. Misalnya, para guru dapat menampilkan video pembelajaran, film edukasi, hingga materi visual yang membuat siswa lebih tertarik.

Share This Article