Bontang – SMP Negeri 5 Bontang semakin serius membangun budaya sekolah yang bebas narkoba bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kepala SMPN 5 Bontang, Muhiddin, menyampaikan bahwa sekolahnya ingin remembentuk kader pelajar anti-narkoba yang mendapatkan pembinaan berkala.
Ia menyebutkan, program tersebut telah berjalan selama tiga bulan, dengan agenda pembinaan minimal dua kali setiap bulan dan dapat meningkat hingga empat kali.
Pendampingan dari BNN fokus pada pemberian edukasi mengenai bahaya narkoba, minuman keras, hingga risiko pergaulan bebas.
“Anak-anak dididik langsung oleh tim BNN agar memahami dampak serius dari penyalahgunaan narkoba dan perilaku berisiko lainnya,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).
Peserta kegiatan merupakan siswa terpilih yang disiapkan menjadi agen perubahan di sekolah.
Setelah menerima materi, mereka bertugas meneruskan edukasi tersebut melalui OSIS, kegiatan ekstrakurikuler, maupun forum diskusi pelajar.
“Sekarang akses pergaulan sangat luas. Kami ingin memastikan siswa memiliki bekal pengetahuan agar tidak mudah terseret hal-hal yang merugikan masa depan,” tegas Muhiddin.
BNN sendiri memberikan dukungan penuh, termasuk rutin turun ke sekolah-sekolah untuk menyampaikan materi tentang bahaya narkoba dan zat adiktif.
“Semoga ini menjadi penguatan gerakan pelajar anti-narkoba di Kota Bontang,” tutupnya.

