Pasokan Bahan Pokok di PPU Dipastikan Stabil Menjelang Idulfitri

selisik
2 Min Read

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjamin ketersediaan bahan pokok tetap stabil menjelang Hari Raya Idulfitri. Pemantauan rutin dilakukan guna memastikan tidak ada kelangkaan serta mencegah lonjakan harga yang berlebihan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU, Margono, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan para pedagang dan distributor untuk memastikan suplai tetap lancar.

“Kami sudah melakukan pengecekan langsung di lapangan dan bisa dipastikan stok bahan pokok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran,” ujar Margono, Rabu (26/3/2025).

BACA JUGA:  Respons Rendah terhadap Layanan Kesehatan Gratis di PPU Jadi Catatan Serius Dinkes

Ia menambahkan bahwa meski ketersediaan bahan pokok aman, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan, seperti santan dan gula pasir.

“Fluktuasi harga di bulan Ramadan merupakan hal yang biasa, tetapi kami terus memonitor agar kenaikannya tetap dalam batas wajar,” jelasnya.

Diskukmperindag PPU juga menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas oknum yang melakukan penimbunan atau memainkan harga demi keuntungan pribadi. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar.

BACA JUGA:  Gerakan Tanam Padi Serentak di Babulu Jadi Simbol Ketahanan Pangan Lokal

“Kami sudah menyampaikan kepada pedagang dan distributor untuk tidak melakukan penimbunan. Jika ada yang terbukti melanggar, tentu akan ada sanksi,” tegas Margono.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam berbelanja dan membeli kebutuhan secukupnya agar tidak terjadi lonjakan permintaan yang berdampak pada harga pasar.

“Masyarakat diharapkan tetap tenang dan membeli sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata,” tutupnya.

BACA JUGA:  Gedung Serbaguna Kodim 0913/PPU Diresmikan, Diharapkan Jadi Pusat Kegiatan Sosial

Dengan adanya langkah antisipasi ini, pemerintah daerah optimistis masyarakat bisa menjalani Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman tanpa kekhawatiran terkait stok bahan pokok. (Adv)

Share This Article