7 Tentara AS Dilaporkan Saling Bunuh di USS Lincoln, Diduga Dipicu Tugas Berkepanjangan

selisik
1 Min Read

Selisik.id – Tujuh personel Angkatan Amerika Serikat dilaporkan saling bunuh di kapal induk USS Lincoln diduga karena tugas yang berkepanjangan.

Kantor semi pemerintah Tasnim, yang dikutip Mehr News, melaporkan berdasarkan sumber yang familiar dengan masalah ini mengatakan perselisihan tersebut bermula saat penasihat kepala Komando Pusat (CENTCOM) Brad Cooper menanggapi keluhan keluarga personel soal masa tugas tentara.

BACA JUGA:  Trump Digambarkan Mati dalam Peti, Iran Pajang Pesan Ancaman Pembunuhan di Reklame Raksasa

Penasihat itu kemudian dilaporkan dicemooh dan dilempari botol air saat pidato di hadapan para personel.

Kekacauan itu lalu berubah menjadi perkelahian antar kru yang melibatkan pisau dan senjata tajam. Sumber tersebut menjelaskan imbas kejadian ini, tujuh personel tewas dan yang lain mengalami luka-luka.

Suasana di atas kapal induk pun tetap tegang dan tak tenang. Insiden tersebut terjadi di tengah laporan banyak personel yang frustrasi karena perang panjang.

BACA JUGA:  Perang AS vs Iran Bikin Irak Tekor Rp896 Triliun, Ekspor Minyak Anjlok 90 Persen

AS mengerahkan USS Lincoln ke Timur Tengah setelah kapal itu terlibat dalam agresi Washington di Venezuela.

Kapal induk itu juga terlibat dalam serangan AS dan Israel ke Iran pada akhir Februari lalu. Teheran lalu membalas serangan dan perang pun terus berlanjut.

Para pemimpin militer sudah menyarankan agar pemerintahan Donald Trump tak memperpanjang perang, tapi hingga kini tak menunjukkan tanda-tanda konflik bakal berakhir.

BACA JUGA:  Parlemen AS Ajukan RUU untuk Caplok Greenland

(CNNIndonesia.com)

TAGGED:
Share This Article