Pemkab PPU Siapkan Anggaran Rp600 Juta Bangun Rumah Singgah PMKS

selisik
2 Min Read

PENAJAM – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) telah mengalokasikan dana sebesar Rp600 juta dalam APBD 2025 untuk membangun rumah singgah bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Rumah singgah ini nantinya akan digunakan sebagai tempat penampungan sementara bagi penyandang disabilitas, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), serta masyarakat terlantar.

Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap pengajuan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk mendapatkan persetujuan sebelum dapat memasuki tahap lelang.

BACA JUGA:  Bupati PPU Tutup Ramadan Fest 2025, Harap Ajang Ini Makin Besar

“Kami masih menunggu persetujuan DPRD agar pembangunan rumah singgah ini bisa segera dimulai. Fasilitas ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pelayanan sosial di daerah,” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) PPU, Saidin, Selasa (11/3/2025).

Rumah singgah ini direncanakan akan berlokasi di Jalan Provinsi, Kilometer 4, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, tepat di belakang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kabupaten PPU. Bangunan ini akan memiliki luas 9×7 meter persegi dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas standar, seperti tempat tidur, lemari, ruang kunjungan, serta area pendampingan bagi penghuni.

BACA JUGA:  Pengawasan Ketat, Distan PPU Pastikan Daging Sapi Aman Dikonsumsi di Tengah Merebaknya Wabah PMK

Menurut Saidin, pembangunan rumah singgah ini tidak hanya sekadar sebagai tempat penampungan sementara, tetapi juga sebagai ruang rehabilitasi bagi individu yang membutuhkan perlindungan sebelum dapat kembali beraktivitas secara normal di masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa mereka yang membutuhkan perhatian khusus mendapatkan fasilitas yang layak. Rumah singgah ini akan menjadi solusi bagi banyak permasalahan sosial di daerah,” tambahnya.

Selain menjadi langkah strategis dalam menangani masalah sosial, keberadaan rumah singgah ini juga mendukung kesiapan PPU sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

BACA JUGA:  Wabup PPU Dukung Persagi dalam Upaya Menurunkan Stunting di Kabupaten PPU

“Kami ingin memastikan bahwa layanan sosial di PPU terus berkembang, terutama dengan adanya perubahan besar di sekitar wilayah IKN. Rumah singgah ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya.(Adv)

Share This Article