PENAJAM – Ramadan Fest 2025 yang berlangsung sejak 13 Maret di kompleks Islamic Center Penajam Paser Utara (PPU) resmi ditutup pada Minggu (16/3) malam. Bupati PPU, Mudyat Noor, menegaskan bahwa acara ini harus terus berkembang dan menjadi wadah yang lebih besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dalam sambutannya, Mudyat Noor menyoroti pentingnya Ramadan Fest sebagai ajang promosi produk lokal dan penggerak ekonomi masyarakat. “Kami ingin Ramadan Fest tahun depan lebih besar dan lebih lama agar manfaatnya semakin luas bagi UMKM dan warga PPU,” ujarnya.
Acara ini diikuti oleh lebih dari 260 pelaku UMKM yang menawarkan berbagai produk unggulan, mulai dari makanan dan minuman hingga kerajinan tangan khas daerah. Selain itu, Ramadan Fest juga dimeriahkan dengan tausiyah dari ustaz nasional, pertunjukan musik religi, dan kajian keagamaan yang menarik minat banyak pengunjung.
Mudyat Noor menambahkan bahwa Pemkab PPU berupaya mengurangi ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan mendorong keterlibatan perusahaan dalam mendukung kegiatan ini. “Kami berharap lebih banyak perusahaan turut serta agar Ramadan Fest bisa lebih maksimal tanpa terlalu membebani anggaran daerah,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa penguatan UMKM merupakan bagian dari visi pembangunan daerah yang sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendorong pemerataan ekonomi. “UMKM adalah pilar utama ekonomi daerah, dan kami akan terus mendukung mereka agar lebih berkembang,” tegasnya.
Dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat, Pemkab PPU berkomitmen menjadikan Ramadan Fest sebagai agenda tahunan yang lebih besar dan lebih berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal. (Adv)

