Parah, Staf DPK Bontang Mencuri di Kantor Sendiri

SELISIK.ID, Bontang – Sejumlah barang elektronik seharga Rp 20 juta di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang raib digondol pencuri.

Meski begitu, pelaku yang diketahui bernama Ilham (41) berhasil diringkus Tim Rajawali Polres Bontang bersama Jatanras Polda Kaltim.

Kehilangan yang dilaporkan kepada polisi dikembangkan dan dilakukan penyelidikan. Pelaku lantas diringkus di kawasan Ir H Juanda, Kelurahan Tanjung Laut, Jumat (19/06/2020).

Saat penangkapan, ditemukan barang bukti berupa dua unit laptop, dua unit handphone, dan 40 unit lempengan besi.

Pelaku tak berkutik kala digerebek polisi. Ia segera diamankan dan digiring ke Makopolres Bontang untuk diproses lebih lanjut.

Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena menerangkan, aksi serupa sudah dilakukan pelaku dua kali sebelumnya.

“Ini yang ketiga kalinya melakukan pencurian. Kami masih melakukan pengembangan,” jelasnya kepada awak media.

Kasus ini terendus ketika korban yang bekerja di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang hendak mengambil laptop untuk bekerja. Laptop yang diletakkan di lantai dua tersebut tidak ditemukan lagi. Meski sudah dicari namun hasilnya sama.

Berdasarkan data yang dihimpun, pelaku mencuri lima unit laptop, dua unit handphone, dan sebuah handycam. Benar-benar nekat aksi yang dilakukan Ilham, sebab posisi barang curiannya itu tidak berkumpul di suatu titik. Ia menelusuri satu demi satu tempat untuk memperoleh incarannya itu.

“Berbeda-beda tempatnya. Kalau laptop ditaruh di ruang kerja pegawai, sedangkan hendycam berada di gudang,” cetusnya.

Pelaku yang merupakan warga Tanjung Laut itu sungguh bebas melancarkan aksinya. Betapa tidak, pelaku mematikan jaringan CCTV sebelum melakukan aksinya. Sebab, pelaku sendiri bekerja di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang.

“Jadi sebelum dia lakukan aksinya, kabel CCTV dicabut, sudah hafal dia,” terang Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat.

Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Bontang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dan Pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (wawan)