Jimmi Sebut RPJMD Panduan Pembangunan di Kutim

selisik
1 Min Read

Kutim – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jimmi menyoroti pentingnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai dokumen krusial dalam mengarahkan pengembangan dan pembangunan daerah ke depan.

Menurut Jimmi, segala kemungkinan pertumbuhan daerah itu sudah mesti bisa diprediksi, dari segala sektor baik teknis maupun non teknis. Agar bisa diketahui gambaran daerah Kutim ke depan.

BACA JUGA:  Yosep Udau Gelar Reses di Dapil III Kutai Timur

Apalagi nantinya akan ada pemekaran Kutai Utara dan Sangsakaukar (Sangkulirang, Sandaran, Kaubun, Karangan) yang kemungkinan akan terpecah menjadi satu kabupaten dan satu kota.

“Jadi prediksi seperti ini yang penting yang bisa kita lihat bahwa mungkin nanti akan terpecah jadi 3 kabupaten 1 kota. Utara dan Selatan jadi Kota Sangatta. Ya, macam Kota Samarinda lah,” ujarnya Selasa (14/5/2024).

BACA JUGA:  Punya Peran Vital, Yosep Udau Usulkan Kenaikan Gaji bagi Pemadam di Desa

Lebih lanjut, Jimmi mengatakan bahwa kurang lebih Utara dan Selatan sudah hampir sama dengan jumlah penduduk Bontang secara keseluruhan. Berdasarkan itu kemungkinan akan bisa menjadi kota.

“Tapi yang disampaikan tadi itu ketinggalan, jadi itu sebuah usulan juga yang harus kita kawal juga dari legislatif dalam jangka panjangnya itu mesti masuk,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Masih Dipercaya Masyarakat, Yosef Pastikan Terus Berjuang Demi Rakyat

Jimmi berharap, agar perencanaan-perencanaan yang telah dibahas betul-betul terlaksana dengan baik.

“Jadi kita harapkan ke depan sudah ada petunjuk teknisnya maupun penyusunan jangka menengah itu harus mengacu di sini sudah,” tutupnya. (Adv)

TAGGED:
Share This Article