Harga Daging Sapi di Bontang Tembus Rp 150 Per Kilogram, Diskop UMKM: Masih Wajar

Bontang – Harga daging sapi di Bontang mulai beranjak naik memasuki pekan kedua Ramadan. Dari pantauan Selisik.id di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), harga daging sapi per hari ini, Senin (17/4) sudah mencapai Rp 150 per kilogram. Padahal 1 pekan sebelumnya harga daging masih dikisaran Rp 140 ribu.

Ketua Kelompok Pedagang Sapi Pasar Tamrin Budiono mengatakan lonjakan harga tersebut dipengaruhi meningkatnya konsumsi masyarakat. Di lain sisi, ketersedian stok terbatas.

“Bontang sangat bergantung dengan suplai sapi dari luar daerah, kalau dari sananya susah pasti akan berpengaruh dengan harga di sini, ada sih sapi lokal tapi harga jauh lebih mahal,” ucap Budiono saat ditemui di Pasar Tamrin, Senin 17 April 2022.

Budiono juga bilang, harga yang ada sekarang sudah final, sulit untuk turun kembali dan kemungkinan akan naik lagi menjelang Idulfitri.

Dikonfirmasi terpisah Kabid Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Nurhidayah mengakui bahwa saat ini memang ada persoalan dalam memenuhi kebutuhan daging sapi di pasaran.

Pasalnya, daerah penghasil sapi yang biasa menyuplai untuk kebutuhan di Kaltim semisal Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi saat ini membatasi jumlah pengirimannya, lantaran mementingkan kebutuhan daerahnya sendiri.

Selain itu jika dirunutnya sebenarnya persoalan ini adalah isu nasional, kata Nurhidayah, dimana pemenuhan konsumsi daging sapi memang ada gangguan setelah Australia juga mengurangi kuota ekspornya ke Indonesia kurang lebih 60 persen.

“Dampaknya sangat terasa sekarang,” bebernya.

Namun, Nurhidayah mengklaim harga Rp 150 ribu masih dalam taraf wajar.

“Masih wajar si kalau segitu,” pungkasnya.

%d blogger menyukai ini: