Sirine Tsunami di Kulon Progo Mendadak Berbunyi, Warga Sempat Mengungsi

selisik
2 Min Read

Selisik.id – Sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) tsunami di Dusun Karangwuni, Wates, Kulon Progo, mendadak berbunyi selama kurang lebih 20 menit pada Sabtu (6/9) malam. Setelah dicek, tidak ada gempa yang terdeteksi dan tidak ada instruksi peringatan dari BMKG.

Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Karangwuni, Sunardi, menjelaskan bunyi sirine yang cukup keras itu bahkan disertai pesan suara peringatan tsunami. Masyarakat yang sedang tertidur langsung bangun dan melakukan evakuasi spontan ke lokasi lebih tinggi.

BACA JUGA:  Rusia Dihantam Gempa M 8,7, 10 Wilayah di RI Berpotensi Tsunami

“Kejadian pada hari Sabtu pukul 23.15 WIB berbunyi sampai 23.35 WIB jadi kurang lebih 20 menit berbunyi terus-menerus,” kata Sunardi saat dihubungi Pandangan Jogja, Senin (8/9).

“Bunyi sirine itu diawali bahwa kata-katanya ‘Telah terjadi gempa berpotensi tsunami, mohon masyarakat waspada’, begitu bahasanya. Orang yang tertidur langsung terbangun serta-merta tanpa kompromi langsung ngambil motor pakai helm keluarganya dibawa ke titik kumpul,” tambahnya melansir Kumparan.

Menurut Sunardi, sirine tersebut berbunyi tanpa adanya kendali manual maupun perintah dari pusat. Seluruh sistem EWS kemudian dimatikan sementara sambil menunggu pihak vendor datang untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan.

BACA JUGA:  Gempa M 7,6 Guncang Jepang, Picu Tsunami Kecil di 2 Lokasi

“Saat sirine kondisi tidak ada yang mengendalikan, panel terkunci rapat, kalau bahasa ilmiahnya mungkin eror,” ujarnya.

Diketahui, sistem EWS ini merupakan proyek BNPB yang bekerja sama dengan World Bank dan saat ini masih dalam tahap pemeliharaan. Sebelumnya, alat tersebut telah diuji fungsi dan beroperasi dengan baik.

Sunardi menambahkan, peristiwa itu menunjukkan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi bencana cukup baik. Namun, jika insiden serupa terus berulang, ia khawatir kepercayaan masyarakat terhadap sistem peringatan dini akan menurun.

BACA JUGA:  Gempa M 7,6 Guncang Jepang, Picu Tsunami Kecil di 2 Lokasi

“Sisi negatifnya jika itu sering terjadi seperti itu timbul kegaduhan. Ditakutkan nanti jika ada kejadian yang sebenarnya, masyarakat tidak peduli lagi, tidak percaya,” ucapnya.

TAGGED:
Share This Article